PENATAAN PELABUHAN GILIMANUK PEDAGANG SIAP DIRELOKASI

  • Whatsapp

Gilimanuk , Bali – Maritim

SEBAGAI wujud dukungan program PT ASDP Indonesia Ferry yang berniat menata pelabuhan penyeberangan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana Bali, belasan pedagang sudah membongkar lapaknya yang semula berada di areal parkir. Mereka nyatakan siap direlokasi, dengan syarat los yang baru yang dibangun ASDP  digratiskan selama tiga bulan. Selanjutnya, 14 pedagang akan dipindahkan ke sisi timur dermaga landing craft machine, yang saat ini lahannya sedang dibangun pihak pelabuhan.

GampangAdi Santoso Ketua Persatuan Pedagang Asongan Lesehan (PPAL) Pelabuhan Gilimanuk Rabu 26/04/2017 mengatakan: “Dalam masa uji coba sekitar tiga bulan, kami minta los yang baru dbangun agar digratiskan lebih dulu. Kami tidak keberatan direlokasi, karena memang areal ini wewenang pihak pelabuhan. Kami berharap los baru segera selesai agar bisa ditempati. Apalagi sekarang, kami sudah membongkar tempat berjualan semula”.

Untuk sosialisasi terkait relokasi tersebut, ia sebutkan sudah mengumpulkan seluruh anggota paguyuban yang berjumlah 180 orang, yang tidak semua memiliki lapak tetap di pelabuhantetapi berjualan keliling sebagai pedagang asongan. Menurutnya, saat bertemu pengelola pelabuhan, seluruh anggota menyambut baik relokasi tersebut, namun minta selama tiga bulan digratiskan dahulu sambil melihat situasi pembeli.

Terkait hal itu, Sugeng Purwono Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk mengatakan, 14 los yang dibangun sebenarnya sudah siap ditempati, tinggal menunggu kepastian dari PPAL Pelabuhan Gilimanuk. Terang Sugeng: “Tinggal tunggu mereka saja kapan mau ditempati. Agar tidak ada kecemburuan soal lokasi, akan kami bagi lewat pengundian los yang akan ditempati masing-masing pedagang. Pada prinsipnya kami juga tak keberatan mengratiskan sewa selama tiga bulan, namun setelah itu seluruh pedagang akan dikenai biaya sewa setiap tahun”.***ERICK A.M.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *