KAPAL PERINTIS “SABUK NUSANTARA 106” BUATAN SEMARANG

  • Whatsapp

Semarang – Maritim

Read More

SEBAGAI salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mempesatukan seluruh wilayah Indonesia dengan menyediakan sarana transportasi laut yang memadai lewat pengadaan kapal perintis, Bay M. Hasani Direktur Lalu Lintas & Angkutan Laut, mewakili  A. Tonny Budiono Dirjenla, pekan lalu  meluncurkan satu kapal perintis tipe GT 1200 “Sabuk Nusantara 106” di Semarang, Jawa Tengah. Ujar Bay dalam kesempatan itu: “Kapal perintis ini merupakan salah satu sarana pemersatu wilayah Indonesia. Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat”.

Rencananya kapal “Sabuk Nusantara 106” akan ditempatkan di wilayah perairan yang umumnya memiliki ketinggian gelombang rerata di atas dua meter, yang umumnya terjadi di perairan Samudera Hindia dan Kawasan Indonesia Tengah/Timur. Dalam kurun waktu tahun 2015 hingga 2017, Ditjen Hubla telah membangun 100 unit kapal perintis.

Secara terpisah, Dirjen Hubla Tonny mengatakan bahwa transportasi laut merupakan moda angkutan publik yang dapat mengangkut barang, penumpang maupun kendaraan dalam jumlah lebih banyak jika dibanding dengan moda transportasi lainnya. Jelas Tony: “Karenanya, angkutan laut menjadi sangat dibutuhkan dan berperan strategis sebagai salah satu sarana transportasi terutama dalam melayani perpindahan logistik dari satu pulau ke pulau lainnya”.

KM “Sabuk Nusantara 106” dengan GT 1.200 ini memiliki kemampuan angkut hingga 404 penumpang dengan jumlah awak 36 orang, dibangun PT. Yasa Wahana Tirta Samudera, Semarang, masa kontrak selama 24 bulan senilai Rp54 miliar. Spesifikasi kapal: panjang total (LOA) : 62,80 m. Panjang Antara Garis Tegak (LBP) 57,40 m, lebar (moulded) (B)  12,00 m dan tinggi (moulded) (H) : 4,00 m. Sarat air (d) : 2.70 m, kecepatan percobaan : 12.00 Knot berkapasitas daya mesin utama : 2 x 1100 HP. Masa kontrak pembangunan dua kapal selama 24 bulan dengan nilai kontrak sekitar Rp.54 miliar. Kapal perintis tipe 1.200 GT (Paket G), berikutnya akan diluncurkan setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 H. ***ERICK A.M.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *