MENHUB SIDAK KESIAPAN ARUS MUDIK DI SURABAYA

  • Whatsapp

Surabaya – Maritim

BUDI Karya Sumadi Menteri Perhubungan melakukan kunungn kerja ke Surabaya, dalam rngkamenijaudari dekat kesiapan arus mudikLebaran 2017. Di Pelabuhan Tanjung Perak, ie  meminta kepada petugas pelabuhan untuk menjadikan perhatian penuh adanya kelebihan penumpang kapal pada arus mudik Lebaran, karena hal itu sering kurang dapat perhatian. Ujarnya,Kamis (5/6/2017) di Dermaga Jamrud Utara: “Jumlah penumpang pada peak session terkait hari-hari besar keagamaan seperti ini, biasanya terjadi kelebihan untuk arus balik, karena kelebihan jumah penumpang berpotensi membahayakan pelayaran”.

Read More

Menhub juga minta semua pihak untuk menjaga keamanan termasuk meningkatkan jumlah petugas keamanan. Secara umum, dari hasil pemantauan persiapan mudik Lebaran di Bandara Juanda, Terminal Bungurasih dan Pelabuhan Tanjung Perak sudah mencapai 90% hingga 95%. Hanya tinggal dipastikan bahwa mereka bekerja dengan baik. Dalam tinjauan kesiapan arus mudik di Surabaya, Budi didampingi Ketua Komisi V DPR RI Fery Djemi Francis.

Menurut Fery, kesiapan mudik Lebaran sudah baik, selanjutnya supaya dijaga baik dari segi keamanan, kelancaran dan kenyamanannya. Fery juga mengapresiasi kesiapan tiap petugas di beberapa lokasi, dan meminta supaya tetap dipertahankan agar pelaksanaan mudik berjalan baik. Ujarnya: “Kemenhub sudah melakukan tugas dengan baik dari bandara, terminal bus sampai pelabuhan. Karenanya apa yang sudah baik ini harus dipertahankan, jangan sampai lengah sampai hari terakhir arus balik”.

Selain melakukan meninjau kesiapan angkutan laut, Menhub juga melihat dari dekat persiapan terminal Purabaya, sebagai pusat mobilitas pemudik pengguna moda angkutan darat umum di Jaw Timur. Dalam kesempatan tersbut,Menhub  menargetkan bus laik jalan di Terminal Purabaya Bungurasih, sebanyak 80% saja pada masa angkutan lebaran tahun ini. Menuut Budi persentase tersebut sudah mencukupi kebutuhan. Oleh karena itu, ia minta pengelola terminal tipe A tersebut untuk membuka counter ramp check. Saat ini masih terdapat 24% angkutan umum bus di terminal antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut yang belum laik. Dia menegaskan, bus tidak laik jalan tidak boleh beroperasi.

Menurut Menhub, dari hasil uji kelaikan, 76% laik jalan dan 24% tak laik jalan. Bus yang belum laik jalan tak boleh beroperasi. Dia juga menghimbau agar masyarakat untuk menggunakan bus yang telah lolos uji demi keselamatan bersama. Dalam siaran pers Kemenhub Muhidin M. Said Ketua Tim Kunjungan Komisi V DPR meminta harga tiket bus antarkota antar provinsi (AKAP) dipantau secara terus – menerus.***ERICK A.M.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *