KAPOLDA BALI “PINDAH” KANTOR KE GILIMANUK

  • Whatsapp

Denpasar – Maritim

INSPEKTUR Jenderal Polisi (Irjenpol) Petrus Reinhard Golose. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali dan para pejabat utama Polda Bali menginap di pelabuhan Gilimanuk mulai tanggal 22 Juni, dalam rangka memantau arus mudik. Hal ini dijelaskan Kapolda Bali di sela-sela gelar pasukan dalam Operasi Ramadniya 2017 yang berlangsung di Lapangan Niti Margarana Renon, Denpasar. Dalam operasi Ramadniya tersebut, Polda Bali mengerahkan pasukan gabungan berkekuatan 4.833 personel, yang terdiri dari 450 personel Polda Bali, dan jajaran Polres sebanyak 1.510 personel. Polda Bali juga menggandeng 238 personel TNI dan 1.510 orang dari instansi terkait.

Read More

Menurut Irjen Golose pengerahan ribuan personel iu bertujun memantau potensi kemungkinan munculnya gangguan keamanan serta peningkatan arus lalu lintas, perubahan cuaca, kamseltibcar lalu lintas dan mewaspadai kemungkinan kerusuhan yang dilakukan oleh kelompok/jaringan terorisme. Sementara, dari segi gangguan nyata, Polda Bali akan menyasar ancaman bom, curas, curanmor, kecelakaan di darat, laut maupun udara, serta penyalahgunaan narkoba hingga bencana alam.  Selain pelaksanaan patroli pada jalur darat, Polda Bali juga akan melaksanakan patroli jalur laut untuk mengawasi arus mudik lebaran. Ujarnya: “Anggota sudah kami terjunkan untuk melakukan patroli laut”.

Kapolda Bali yang juga masih menjabat selaku Deputi Kerjasama International Badan Nasional Penanggulangan Teroris akan memantau arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana. Bahkan, jenderal bintang dua dipundak ini berencana akan berkantor di Pelabuhan Gilimanuk.

“Saya akan pindah kantor, mulai tanggal 22 Juni 2017 saya bersama Dirlantas akan berkantor di Gilimanuk. Untuk mengantisipasi kecelakaan saat arus mudik, para pengemudi akan diperiksa dan melakukan tes urine, untuk mencegah penggunaan narkoba ataupun zat-zat berbahaya lainnya. Cek narkoba akan dilakukan secara random. Operasi Ramdniya 2017 berlangsung selama 16 hari dari 19 Juni sampai 4 Juli 2017 guna wujudkan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif, hingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman” imbuh Kapolda Bali pula.***ERICK A.M.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *