HALAL BIHALAL KEMNAKER DATANGKAN PEDAGANG ANGKRINGAN

  • Whatsapp
Menaker Hanif Dhakiri menyodorkan mangkok untuk diisi lontong sayur.
Menaker Hanif Dhakiri menyodorkan mangkok untuk diisi lontong sayur.

Jakarta, Maritim

Memasuki hari pertama kerja setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengadakan halal-bihalal yang diikuti seluruh pegawai Kemnaker, Senin (3/6).

Uniknya, acara ini dimeriahkan dengan kehadiran sejumlah pedagang angkringan yang memenuhi halaman Kemnaker. Berbagai jajanan tradisional yang disajikan para pedagang tersebut dapat dinikmati oleh semua pegawai secara gratis.

Para pegawai Kemnaker bebas menikmati berbagai hidangan seperti lontong sayur, soto, mie kangkung, mie ayam, bakso, somay, sate ayam, nasi goreng, rujak, gorengan, jenang, pisang rebus, serta minuman mineral, wedang jahe, kopi dan teh.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, Kemnaker sengaja menyediakan jajanan tradisional supaya seluruh pegawai bisa bersilaturahmi dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, sambil menikmati aneka ragam makanan yang telah disediakan secara gratis.

“Saya mengucapkan selamat Idul Fitri. Saya mohon maaf lahir batin jika dalam berinteraksi selama ini banyak melakukan kekhilafan dan kesalahan,” kata Menaker saat membuka acara halal bihalal tersebut.

Seusai bersalam-salaman dan bersilaturahmi dengan para pegawai Kemnaker, Hanif kemudian menikmati lontong sayur dan soto lamongan bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono.

“Hari ini kita semua sama. Silahkan pilih makanan dan minuman yang diinginkan,” katanya kepada para pegawai dari tingkat paling bawah sampai tingkat eselon I.

Dalam kesempatan itu, Hanif mengingatkan para karyawan untuk menjadikan Ramadhan dan Idul Fitri sebagai dorongan untuk berbuat dan bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat. Ia berharap ke depan kualitas kerja dan pelayanan kepada  masyarakat bisa ditingkatkan.

Ketika ditanya adakah karyawan yang tidak masuk pada hari pertama bekerja sesudah libur Idul Fitri, Hanif mengatakan masih menunggu laporan data dari direktorat masing-masing. “Kalau ada yang tidak masuk tanpa alasan yang jelas, pasti ada sanksinya sesuai ketentuan,” tegas Hanif.

Secara terpisah, Kepala Biro Humas Kemnaker Sahat Sinurat memastikan tidak ada pegawai yang bolos pada hari pertama setelah libur panjang Idul Fitri. “Tidak ada yang bolos. Setelah acara ini kita semua bekerja seperti biasa,” katanya kepada Maritim.**Purwanto.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *