GUBERNUR NTT : PROMOSI PARIWISATA BELUM OPTIMAL

  • Whatsapp

Kupang – Maritim

KEGIATAN promosi parwisata di Provinsi NusaTenggara Timur (NTT), dinilai Frans Lebu Raya Gubernur NTT, masih belum berjalan dengan baik. Untuk itu harus dikerjakan bersama-sama hingga lebih efektif dan efisien. Ungkap Gubernur Kamis lalu: “Dari hasil survei sementara juga mengatakan bahwa promosi pariwisata di NTT belum berjalan dengan baik, tidak maskimal karena itu kita meski terus-menerus promosi dan promosi”.

Menurut Frans promosi pariwisata di daerah masih dilakukan secara parsial dari setiap daerah di provinsi yang terdiri dari 22 kabupaten/kota itu. Ia mengakui, memang setiap bupati dan wali kota memiliki upaya sendiri untuk mempromosikan daerahnya, namun menurutnya jika dikerjasamakan maka akan menjadi lebih efektif dan efisien.

“Untuk itu saya minta supaya semua promosi bisa dikerjasakan bersama-sama.  Misalnya promosi pariwisata Pulau Sumba maka para kepala daerah empat kabupaten yang ada di pulau itu harus melakukan bersama saling menunjang. Demikian juga pariwsata di Pulau Flores, Pulau Timor, Alor, Lembata, Sabu, Rote, agar promosinya dapat digabungkan. Saya pikir kalau psomosi dikerjakan bersama-sama maka menjadi lebih efisien dan sisi biaya dan mudah-mudahan menjadi efektif” kata orang nomer satu di “provinsi selaksa nusa” itu.

Gubernur juga minta, setiap daerah terus bersinergi dengan pemerintah provinsi hingga pusat, untuk tetap melanjutkan event-event priwisata berskala nasional maupun internasional yang telah diselenggarakan. NTT memiliki sejumlah kegiatan pariwisata berskala besar seperti parade kuda berhias dan budaya berkuda Pasola di Pulau Sumba. Sementara Pulau Flores memiliki event-event seperti parade kebangsaan di Ende dan balapan sepeda internasional “Tour de Flores”, seta “Tour de Timor”.

Selain itu, Frans Lebu Raya juga minta agar setiap daerah berinovasi menghadirkan event wisata baru untuk menarik kunjungan wisatawan ke NTT. Ujarnya: “Intinya promosi harus dilakukan terus-menerus untuk datangkan wisatawan sebanyak-banyaknya, hingga mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat di daerah ini”.***LIES/Kug/Maritim

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *