26 KAPAL PELNI SIAGA LAYANI NATARU

  • Whatsapp

Malang – Maritim

DALAM rangka melayani arus mudik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru), Manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan 26 unit kapal berbagai ukuran dan tipe. Akhmad Sujadi Manager Humas dan CSR Pelni, dalam Media Gathering di Malang, Jawa Timur, Jum’at (8/12/21) lalu, menjelaskan kepada awak media, bahwa: “Kapal tersebut disiapkan di berbagai home base yang terpencar di Tanah Air. Untuk Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta terdapat enam unit kapal dengan tujuan ke pelabuhan-pelabuhan di Kawasan Barat Indonesia (KBI) seperti Batam, Kijang dan Belawan”.

Lebih jauh, Sujadi mengungkapkan bahwa kebanyakan kapal Pelni justru disiagakan di berbagai daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) mulai Surabaya (Jawa Timur), Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Makassar (Sulawesi Selatan), Balikpapan (Klimantan Timur), Nunukan(Kalimantan Utara),  Manado(Sulawesi Utara), Ambon (Maluku) sampai Papua dan Papua Barat. Ujarnya: ”Kapal-kapal Pelni siap melayani warga masyarakat yang akan mudik ke Jawa atau sebaliknya kembali ke tempat kerja semula. Hal ini dimaksud sebagai kesiapan Pelni mendukung program mudik Nataru, di sektor transportasi laut”.

Terkait dengan program tersebut, Badan saha Milik Negara (BUMN) Pelayaran Pelni telah siap mendirikan Pos Komando  (Posko) yang akan dibuka mulai tanggal 18 Desember 2017 sampai 22 hari berikutnya. Jelasnya: “Posko Mudik Nataru akan dibuka di beberapa pelabuhan besar yang banyak memiliki potensi penumpang kapal laut yang dilayani Pelni”.

Guna mengantisipasi kmungkinan terjadinya lonjakan arus mudik Nataru, menurut Sujadi, Pelni mendapat dispensasi untuk mengangkut penumpang sampai 130%  dari, atau 30% lebih besar dibanding dengan kapasitas angkut normal. Kendati demikian, menurut Sujadi, Pelni akan tetap mengoperasikan kapal-kapalnya dengan standar keselamatan dan keamanan yang tinggi. Pungkas Sujadi: “Kapal-kapal Pelni yang akan dioperasokan saat mudik Nataru dipastikan memenuhi syarat kelaiklautan serta didukung SDM profesional di bidang masing-masing”.***AYUDHIA/Sub/Maritim

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *