RAT Tahun Buku 2017 Inkop TKBM Pelabuhan Angkat Isu Eksistensi Koperasi TKBM

  • Whatsapp
Pembukaan RAT INKOP tahun Buku 2017

MARITIM JAKARTA : Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat {Inkop TKBM} Pelabuhan, kemarin {9/7} melaksanakan Rapat Anggota Tahunan {RAT} Tahun buku 2017 di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat. Secara resmi, RAT dibuka oleh Asisten Deputy Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM  Solekhan ditandai dengan pemukulan gong.

RAT Inkop tahun buku 2017 ini ada beberapa agenda penting, antara lain masih mengangkat isu tentang eksistensi Koperasi TKBM di Pelabuhan yang selama in sebagai satu – satunya pengerah TKBM di pelabuhan dan beberpa tahun terakhir ini merasa terancam lantaran Kementerian Perhubungan membuka “kran” pihak lain selain koperasi untuk melakukan pengerahan jasa TKBM di pelabuhan. Sikap Inkop TKBM selama ini menolak keras. Agenda lainnya adalah pergantian pengurus untuk masa bhakti 2018 – 2023.

Read More

Sugito, Ketua Inkop TKBM mengatakan, pihaknya tetap konsisten menolak upaya-upaya pihak lain yang sepertinya ingin mengancam eksistensi Koperasi TKBM yang telah beraktifitas kurang lebih 28 tahun di pelabuhan. Menurutnya, perubahan regulasi boleh saja, namun jangan mengancam eksistensi pelaku yang sudah ada dan tidak ada masalah dalam kelancaran arus baranng di pelabunan.

Asisten Deputy Kelembagaan, Solekhan dalam arahannya meminta kepada keluarga besar Koperasi TKBM untuk berbenah dari kekurangan yang ada sehingga tak celah dari pihak lain, termasuk unsur hokum untuk mengancam eksistensi koperasi. Dalam beberapa kali  pertemuan dengan pihak lain, diakuinya koperasi terkesan “terjepit” karena dicap negative. Untuk itulah, dia meminta kepada koperasi TKBM untuk membuktikan bahwa ia professional dan tidak menimbulkan hambatan serta biaya tinggi di pelabuhan.

Hadir pula dalam pembukaan adalah perwakilan dari Kemenaker, Diah Tanti, Sekjen DPP APBMI Sahat Simatupang dan sejumlah elemen lain terkait. Inkop TKBM memiliki 101 anggota koperasi primer dari sejumlah pelabuhan di Indonesia dengan jumlah tenaga kerja sekitar 27 ribu orang.

*A.Habib

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *