Implementasi Sustainable Finance, Mandiri Syariah Bantu Masyarakat Lampung Panen Padi

  • Whatsapp
Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa.

LAMPUNG — MARITIM : Upaya mewujudkan konsep bahwa bank syariah mampu mengembangkan ekosistem yang tak hanya berorientasi internal (profitabilitas perusahaan), PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menggandeng Lembaga Zakat BSM Umat memberikan pendampingan kepada 100 petani dalam
program penanaman padi sehat yang dimulai enam bulan silam .

Read More

Hasil pendampingan tersebut, terealisasi lewat
kehadiran Mandiri Syariah bersama Lembaga Amil Zakat , BSM Umat menyaksikan Panen Padi sehat warga Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Rejo Asri, Seputih Raman, Lampung Tengah.

Panen padi sehat dihadiri Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan petani binaan Mandiri Syariah.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa.

Putu Rahwidhiyasa, Direktur Mandiri Syariah, dalam kesempatan tersebut mengatakan, pola pertanian ramah lingkungan dimulai dengan pemilihan bibit padi khusus, penggunaan pestisida nabati sampai dengan sistem penggilingan di gudang penggilingan khusus, hari ini kita dapat memanen beras organik.
Sedangkan, Desa Berdaya Sejahtera Mandiri adalah program implementasi Sustainable Finance Mandiri Syariah dalam upaya penguatan ekonomi, sosial dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal.

Dari 25 hektar lahan budidaya padi sehat, rata-rata hasil panen mencapai 5.8 ton/ha atau di atas rata-rata nasional yang baru mencapai 5,5 ton/hektar. Hasil panen diberi merk “BERASERA” dan telah mendapat sertifikasi bebas pestisida dari PT Sucofindo.

Putu Rahwidhiyasa menambahkan ,Desa Berdaya Sejahtera Mandiri adalah program implementasi Sustainable Finance Mandiri Syariah dalam upaya penguatan ekonomi, sosial dan lingkungan melalui pengembangan sumberdaya lokal.

Selain sebagai implementasi atas POJK 51 tahun 2017 mengenai Sustainable Finance, bagi bank syariah kegiatan terkait ini merupakan bagian dari pelaksanaan prinsip Maqashid Syariah (tujuan syariah) yakni kemaslahatan umat dan lingkungan.

‘’Mandiri Syariah punya dua besaran program Sustainable,’’ kata Putu Rahwidhiyasa.

Kedua besaran program itu adalah sosio bisnis dan aksi sosial terintegrasi (Mandiri Syariah Integrated Action/BISA) yang mencakup pengembangan komunitas, spiritual development, people development dan environment development.

Sampai saat ini program BISA telah dilaksanakan di 3 (tiga) desa dengan membentuk tiga klaster yaitu klaster Pertanian Padi sehat di Lampung Tengah, klaster Peternakan Sapi Potong di Trenggalek dan klaster Peternakan Kambing di Purbalingga. Program ini merupakan bagian dari mendukung Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.(Rabiatun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *