MotoGP Mandalika: Kunci Sukses Pariwisata Lombok

  • Whatsapp
Layout pembangunan lintasan balap
Para pembalap melintas berebut posisi depan di sirkuit

MATARAM LOMBOK – MARITIM : Memasuki bulan Maret/April, bagi pengagum Marc “Baby Allien” Marques, Valentino “The Doctor” Rossi dan para campione lain, berarti masuk ke rentetan ‘ngebut’ di berbagai sirkuit kelas dunia. Bagi negara dan panitia penyelenggara MotoGP (Grand Prix) dan Formula-1, berarti akan terjadi gelombang pasang kunjungan ratusan ribu wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) penggemar lomba kecepatan itu. Bagi pecandu balap, menonton laju kendaraan roda dua dengan kecepatan s/d 270 km/jam, merupakan sensasi tersendiri.

Bagi sebagian orang, MotoGP, F-1, Daytona 200, Nascar dan banyak lagi, tak dapat lepas dari pariwisata. Itu sebabnya, Arief Yahya Menteri Pariwisata mengutip majalah ‘Travel and Leisure’, yang menyebutkan bahwa Indonesia punya 3 di antara 15 pulau terindah. Posisi pertama berada di Pulau Jawa, kedua di Pulau Bali dan ketiga adalah Pulau Lombok.

Read More

Di Lombok, ada keindahan alamnya. Ada diving spot terbaik di dunia. Ujar Menpar sewaktu melakukan ground breaking Hotel Ama Lurra Ecoresort, Sumbawa: “Saya belajar snorkeling di Gili Trawangan. Dan saya telah berulang kali hadir di Gili Matra atau Gili Indah (Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan). Kali ini pada acara pembangunan resor pertama pascagempa hingga mencoba memberi semangat untuk bangkitnya Lombok”.

MotoGP: Menteri juga menyebut akan dibangunnya destinasi dan acara kolosal kelas global yaitu MotoGP yang akan diselenggarakan di Lombok tahun 2021., dan KEK Mandalika akan mengoperasikan sirkuit MotoGP yang pertama kalinya di Indonesia. Ujar Menteri Pariwisata:

“Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), posisi pariwisatanya akan lebih kuat karena adanya wisata halal yang membuat pertumbuhan pariwisata di NTB meningkat drastis, dan menjadi yang tertinggi di Indonesia, antara tahun 2015 – 2017  pertumbuhannya berkisar 50%. NTB telah punya positioning yang kuat yaitu halal. Maka, tagline NTB adalah friendly tourism”.

Berkunjung sehari di Lombok, Arief Yahya juga meresmikan Politeknik Pariwisata Mataram dan melakukan dialog ekonomi kreatif di Bazaar Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Lombok Tengah. Kepala Divisi Konstruksi ITDC Lombok Adi Sujono Prawoto mengutip penjelasan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mendukung €(uro).1 juta untuk dapatkan lisensi MotoGP di Mandalika. Untuk mengadakan MotoGP, harus memiliki lisensi dengan besaran biaya €.9 juta.

“Kemenpar akan memberi bantuan sebesar €.1 juta. Sisanya, kami mengharapkan kerja sama dari pemerintah daerah” kata Adi Sujono Prawoto mengutip Arief Yahya.

Terkait hal itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Menteri Pariwisata RI kembali ke Gili Indah. Menurutnya, NTB menbutuhkan keseriusan seluruh stakeholders untuk membantu bangkitnya pariwisata NTB. Kata Gubernur: “Kami yakin dengan keseriusan yang tulus dari menteri pariwisata membangkitkan pariwisata NTB, bangkitnya pariwisata bukan sekadar ungkapan saja, tetapi menjadi kenyataan”.

Layout pembangunan lintasan balap

Kepastian Dorna: Promotor MotoGP dan World SBK ‘Dorna Sports’  akhirnya memberi kepastian Indonesia bakal jadi tuan rumah MotoGP pada 2021, menggunakan sirkuit jalan raya di Mandalika, Lombok pada 2021-2023 mendatang. Hal ini mereka umumkan lewat situs resmi kedua ajang terkait pada Sabtu (23/2). MotoGP dengan demikian kembali ke Indonesia.

 Dorna dan Indonesia Tourism Development (ITDC) telah mencapai kesepakatan di Madrid, Spanyol pada 28 Januari lalu. Sesi penandatanganan kontrak tersesebut dihadiri CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta dan CEO ITDC, Abdulbar M. Mansoer, disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Hermono.

 Dalam rilis resmi motogp.com pekan lalu, sdikutip pernyataan Abubakar CEO ITDC: “Kami sangat bersemangat dapat bekerja sama dengan Dorna dan sangat senang membawa event motorsport bertaraf dunia ke Indonesia dan Mandalika di Lombok”.

ITDC pun mengaku akan membangun trek berjenis street circuit dengan panjang 4,32 km yang terdiri dari 18 tikungan, dan proses pembangunan akan dimulai pada akhir tahun ini, serta diharap rampung pada 2020. Setelahnya, trek itu akan menjalani proses homologasi dari FIM.

Pernyataan resmi Carmelo Ezpeleta: “Proyek ini sangat unik, karena memiliki sirkuit urban bertaraf dunia di negara yang mwemiliki penggemar MotoGP sangat banyak. Indonesia adalah pasar kunci bagi kami dengan persentasi fans balap yang cukup tinggi, dan atmosfer MotoGP bakal lebih kuat apabila sirkuit ini rampung dibangun. Dengan menambah Lombok dalam kalender WorldSBK, membuat tawaran ini kian atraktif bagi penggemar lokal, karena akan mendapat dua event dunia dalam setahun.”

 Perbandingan Sirkuit: Sirkuit Mandalika akan jadi arena MotoGP 2021 di Indonesia dengan konsep sirkuit jalan raya, seperti Marina Bay dan Monte Carlo.  Indonesia telah sepakat dengan Dorna Sports SL menggelar MotoGP selama tiga tahun, sejak 2021 hingga 2023.
Indonesia Tourism Development Center (ITDC) menyebut Sirkuit Mandalika diharap akan menjadi daya tarik khusus, yang berpotensi dikunjungi sekitar 100.000 – 150.000 wisman dan wisnus.

Salah satu andalan, adalah kedatangan wisatawan asal negara-negara Asean, karena dari dan ke Bandar Udara Internasional Lombok di Praya, saat ini sudah memiliki penerbangan langsung ke Singapura, Kuala Lumpur, dan juga ke kota-kota di Tiongkok. Dengan adanya kepastian akan dilangsungkannya event tersebut, saat ini ITDC sudah memetakan pelbagai akomodasi untuk menampung kedatangan wisatawan. Selain itu juga disiapkan pelbagai obyek wisata sebagai kelanjutan kehadiran wisman di NTB. (Erick Arhadita)

Marina Bay, Monte Carlo dan nantinya Mandalika, merupakan sirkuit jalan raya yang dipakai untuk balapan Formula 1. Perbandingan antara ketiganya:

Sirkuit Mandalika
Lokasi: Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Panjang: 4,32 km
Tikungan: 18
Permukaan: Aspal
Kapasitas Grand Stand: 93.200 kursi
Biaya: Rp 3,6 triliun (menurut Indonesia Touris Development Corporation)
Dibangun: mulai Oktober 2019
Dipakai untuk MotoGP 2021-2023 (dengan opsi diperpanjang)

Marina Bay Street Circuit
Lokasi: Marina Bay, Singapura
Panjang: 5,3 km
Tikungan: 23
Permukaan: Aspal
Biaya pembangunan: 3,3 juta dolar singapura
Kapasitas grand stand: 90.000 penonton
Dipakai untuk Formula 1 sejak 2008 hingga sekarang.

Circuit de Monaco
Lokasi: Monte Carlo, Monako
Panjang: 3,337 km
Tikungan: 19
Permukaan: Aspal
Kapasitas grand stand: 37.000
Dipakai untuk balap mobil sejak 1929 dan Formula 1 hingga saat ini.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *