Wakil BWI, Imam Teguh Saptono : Layanan Wakaf Saham Mampu Mengatasi Kesenjangan Ekonomi Masyarakat

Peluncuran Layanan Wakaf Saham di Gedung Bursa, Kamis (8/8)

JAKARTA — MARITIM : Masalah bangsa bukan hanya sekedar bencana tapi juga kemiskinan, yang menjadi tanggung jawab semua masyarakat, khususnya umat Islam yang mayoritas. Karenanya diperlukan solusi untuk mengatasi, berbagai masalah sosial, diantaranya kemiskinan.

Ini menurut Wakil Badan Wakaf Indonesia (BWI) , Imam Teguh Saptono, wakaf merupakan salah satu solusi yang mampu mengatasi kesenjangan sosial, dan berbagai masalah kemiskinan. Sebagai BWI, pihaknya menyambut baik kehadiran baik kehadiran Wakaf saham yang diluncurkan oleh Global Wakaf. Karena konsep wakaf saham berbeda dengan saham lainnya, dimana nilainya tidak berubah, meski terjadi fluktuatif di bursa. Begitu juga dengan manfaat yang dibagikan, sangat gamblang sesuai nilai saham.

“Semoga dengan kehadiran wakaf saham ini, akan melahirkan Umar bin Affan baru di Indonesia,”harap Imam saat memberi sambutan pada peluncuran Layanan Wakaf Saham, oleh BNI Sekuritas bersama Global Wakaf-ACT, di Gedung Bursa, Kamis (8/8). Lebih jauh kata Imam, konsep seperti ini bisa meningkatkan literasi wakaf dan mensosialisasikan wakaf kepada para pelaku bisnis dan masyarakat. Dari lantai bursa, misalnya wakaf bbisa bicara tentang peradaban. Karenanya diperlukan kaidah-kaidah yang bisa dijadikan acuan, mengenai aset wakaf dan harus disepakati secara bersama.

Sebab lanjutnya, masyarakat masih memerlukan kejelasan, tentang produk baru yang namanya wakaf saham. “Intinya, Indonesia tidak akan pernah kering dari kedermawanan,”ujarnya seraya menambahkan, dengan catatan wakaf saham, harus lebih produktif dan bisa meningkatkan manfaat bagi kemaslahatan umat.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Syahru Aryansyah selaku Presiden Direktur Global Wakaf menambahkan, wakaf saham yang diluncurkan ini harganya pun cukup terjangkau. Karenanya kita sudah meluncurkan Galeri Wakaf Saham, untuk melayani masyarakat.

Dikatakan, Galeri Wakaf Saham ini nantinya akan menjadi tempat sinergi antara empat pihak untuk melakukan transaksi jual beli saham syariah. Empat pihak tersebut antara lain Global Wakaf selaku nazir, Perusahaan Efek yakni BNI Sekuritas, BEI sebagai regulator, serta masyarakat yang ingin melakukan transaksi saham syariah.

Galeri Wakaf Saham lanjutnya, bertujuan untuk mengajak masyarakat baik individu maupun perusahaan agar dapat berinvestasi sekaligus berwakaf saham. Sehingga, selain dapat manfaat di dunia, investor juga insya Allah dapat manfaat untuk akhirat. Mekanisme wakaf saham disini dapat dilakukan baik terhadap saham syariahnya dan atau terhadap hasil investasinya. Misalkan, investor membeli saham 10 lot, dari 10 lot itu, 5 lotnya diinvestasikan untuk pribadi dan sebanyak 5 lot lagi diinvestasikan dalam bentuk wakaf.

“Mengapa harus wakaf? Karena ini akan menjadi bekal, investasi kita setelah dunia nyata. Jadi akan dibawa ke akhirat,” jelas Ryan, sapaan akrab Syahru Aryansyah.

Ryan menjelaskan, saham dan atau hasil investasi saham yang diwakafkan tersebut akan digunakan untuk menunjang program-program wakaf produktif yang memberdayakan masyarakat atau mauquf alaih.

Salah satunya program Ritel Wakaf, di mana kehadirannya telah membuka Iapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekltar ritel tersebut. Dengan adanya Galeri Wakaf Saham Inl, Ryan mnulak masyarakat untuk ikut berkontribusi mewakafkan harta terbaiknya.(Rabiatun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *