Pada Agustus 2019 Wisman ke Sulut Turun 8,24%

Taman Laut Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara

MANADO SULUT – MARITIM : Mengacu data yang dirilis Badan Pusat Statistik Sulawei Utara (BPS Sulut), Selasa (1/10/ 2019), jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut melalui pintu masuk Bandar Udara Sam Ratulangi turun 8,24% secara tahunan pada Agustus 2019. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi sebanyak 14.175 orang pada Agustus 2019, atau naik 26,48% dibanding dengan 11.207 orang pada Juli 2019. Tetapi jumlah wisman yang masuk pada Agustus 2019 turun 8,24% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Pasalnya, jumlah wisatawan yang masuk sebanyak 15.448 pada Agustus 2018.

Ateng Hartono, Kepala BPS Sulut mengungkapkan, secara jumlah wisman yang masuk sebanyak 87.312 orang pada Januari 2019—Agustus 2019. Sementara itu, total pelancong asing yang masuk pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 86.448 orang. Ujarnya di Manado: “Ini tumbuh hanya 0,94%, mudah-mudahan dengan dibukanya penerbangan langsung Manado—Davao akan mampu mendorong kunjungan wisman lebih banyak”.

Berdasarkan kebangsaan, wisatawan asal Negeri Panda Tiongkok masih mendominasi kunjungan ke Sulut pada Agustus 2019, tercatat sebanyak 12.772 orang, atau berkontrbusi 90,10% terhadap total jumlah wisman yang masuk. Adapun, turis berkebangsaan Jerman dan Amerika Serikat menyusul dengan jumlah masing-masing 213 orang dan 150 orang.

Ateng menambahkan Sulut harus meningkatkan destinasi wisata. Dengan demikian diharap jumlah wisman yang datang akan makin banyak.

Sebelumnya, Dino Gobel, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata  mengungkapkan wisman yang masuk melalui Manado mencapai 10.000 orang per bulan. Pada 2019, total wisman yang masuk ditargetkan mencapai 150.000. Dari sisi domestik, kedatangan wisatawan sudah mencapai 2 juta hingga Agustus 2019. Kunjungan wisatawan domestik ditargetkan mencapai 2,5 juta pada tahun ini. Pungkas Dino: “Pada 2020, angka kunjungan akan naik drastis dengan asing 200.000 dan domestik 3 juta orang”.  (Lies/Kti/Maritim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *