Angka Konsumsi Ikan Rendah di Wonosobo dan Temanggung, Ini Langkah KKP

  • Whatsapp
: Direktur Pemasaran KKP Machmud SP saat memberikan sambutan pada Kampanye Gemarikan di Temanggung dan Wonosobo

JAKARTA – MARITIM : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) gelar kampanye Gemarikan untuk mendorong masyarakat rutin mengonsumsi ikan. Kegiatan di masa pendemi Covid-19 ini sebagai upaya menjaga imunitas masyarakat.

Pelaksanaan dilakukan di Desa Gesing, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung dan Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Direktur Pemasaran KKP, Machmud SP, mengatakan rutin konsumsi ikan meningkatkan imunitas sekaligus mencegah stunting pada anak. Stunting adalah salah satu masalah gizi yang tengah dihadapi Indonesia.

“Untuk mencegahnya, perlu konsumsi ikan, salah satu asupan gizi kaya protein dan omega 3. Yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan penularan Covid-19,” katanya, di Jakarta, Rabu (12/8).

Dari siaran pers yang diterima, data Riset Kesehatan Nasional (Riskesdas) 2018 menunjukkan, ada perbaikan gizi balita di Indonesia. Yakni kurang gizi kronik turun dari 37,2% pada 2013 jadi 30,8% pada 2018. Demikian juga gizi kurang dari 19,6% pada 2013 jadi 17,7% pada 2018.

Pada kesempatan itu diserahkan juga bantuan masing-masing 500 paket ikan segar dan produk olahan ikan, seperti ikan lele bumbu, pepes, bandeng presto, nugget hingga otak-otak bandeng. Ikan olahan dibeli dari UKM setempat dengan harapan membantu penyerapan produksi dan menjaga keberlangsungan usaha mereka pada situasi pandemi.

Ditambahkan, target pertumbuhan angka konsumsi ikan (AKI) nasional 2020-2024 sebesar 2,43% per tahun. Di mana AKI per kapita 62,05 kg setara ikan utuh segar. Meski secara nasional AKI terus meningkat, tapi di tingkat provinsi maupun antar kabupaten/kota angkanya masih bervariasi.

Misalnya, lanjut Machmud, AKI Kabupaten Temanggung sebesar 23,63 kg per kapita dan AKI Kabupaten Wonosobo 24,35 kg per kapita. Di bawah capaian AKI Provinsi Jateng sebesar 30,64 kg per kapita dan nasional 50,69 kg per kapita.

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, mengaku terus mengupayakan peningkatan AKI di wilayahnya dan optimistis bisa. Karena potensi sumber daya sektor perikanan melimpah di Kabupaten Wonosobo.

Sementara Anggota Komisi IV DPR, Panggah Susanto, mendukung penuh Kampanye Gemarikan oleh KKP. Karena dapat mendorong masyarakat mengonsumsi ikan setelah tahu begitu banyak manfaat yang terkandung di dalamnya.

“Makanan bergizi berefek pada peningkatan imunitas tubuh. Sehingga tidak mudah terpapar virus corona. Apalagi, Kabupaten Temanggung dan Wonosobo punya prevalensi stunting sangat tinggi, sehingga acara ini sangat.penting,” ujar Panggah.

Sepanjang Juni-Oktober 2020, KKP dan Komisi IV DPR melakukan Kampanye Gemarikan di 110 lokasi yang tersebar 21 provinsi. (Muhammad Raya)

Related posts