Revolusi Digital, Talenta Muda Harus Kuasai Teknologi dan Merebut Peluang Kerja

  • Whatsapp
Menaker di depan para talenta muda di Surabaya.

SURABAYA-MARITIM: Dalam upaya mewujudkan Indonesia Maju pada 2045, dipastikan akan terjadi perubahan besar di semua bidang, yang keren disebut megatrend. Salah satunya adalah revolusi digital yang kini telah terjadi dan akan terus berkembang di masa mendatang.

Di era megatrend ini, para talenta muda mutlak harus menguasai teknologi informasi kemudian berlomba untuk merebut peluang lapangan pekerjaan sesuai ilmu dan kompetensinya. Di sisi lain, mereka mungkin juga akan tampil dan berperan pada posisi yang diinginkan, karena era Indonesia Emas nanti adalah milik para talenta muda yang ada sekarang.

Read More

“Siapa yang cepat (menguasai IT) akan dapat. Tapi yang tidak melek IT akan tertinggal,”

kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam acara ‘Talent Talks’ yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022). Program ini merupakan salah satu program Kemnaker yang berfungsi sebagai wadah generasi muda dalam berkomunikasi dan berkolaborasi.

Talent Talks merupakan bentuk kehadiran Kemnaker khusus untuk talenta muda. Para talenta muda yang diundang adalah pelaku usaha kecil dan menengah, mahasiswa, komunitas disabilitas, maupun dari pekerja swasta.

“Kita ingin mendengar suara mereka apakah program-program yang dibuat Kementerian Ketenagakerjaan sudah memenuhi atau menjawab kebutuhan mereka,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam acara yang dipandu oleh Achmad Lutfi.

Dalam acara ini, Menaker juga menyosialisasikan aplikasi SIAPKerja kepada para generasi muda Surabaya dan sekitarnya. Aplikasi ini mengintegrasikan program pelatihan, sertifikasi, dan penempatan, serta pengembangan wirausaha, yang mana dapat mendukung pengembangan karir generasi muda.

Menteri juga menyatakan akan terus menggelar Talent Talks dan menyosialisasikan aplikasi SIAPKerja ke berbagai daerah. Tahun ini, pihaknya telah menggelar Talent Talks di Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Berikutnya akan diadakan di Yogyakarta, Makassar, dan Balikpapan.

“Melalui SIAPKerja ini akan mempertemukan pemberi kerja dengan pencari kerja. Mudah-mudahan program ini berjalan baik dalam upaya memperluas kesempatan kerja di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Menaker, talenta muda harus terus didukung perkembangannya karena Indonesia tengah menghadapi Bonus Demografi yang puncaknya pada 2030, serta sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas pada 2045.

“Untuk itu kita harus menyiapkan generasi muda kita sebaik mungkin, karena mereka lah pilar utama Indonesia menuju Negara Maju,” jelasnya.

Menaker Ida menambahkan, dalam pengembangan talenta muda juga harus memperhatikan mereka yang berkebutuhan khusus, seperti penyandang disabilitas. Semua pihak harus memastikan program pengembangan talenta muda harus semakin inklusif, baik di pusat maupun daerah,.

“Kita minta, kita dorong, unit layanan disabilitas dimiliki oleh semua kabupaten/kota. Regulasinya sudah ada. Yang kita dorong adalah awareness dari pemerintah kabupaten/kota maupun para pelaku usaha agar para difabel mendapat pelayanan dan pekerjaan yang layak sesuai kompetensinya,” ujarnya. (Purwanto).

 

 

Related posts