Kementerian Perhubungan dan Instansi Terkait Siap, Mengawal Arus Mudik Lebaran 2026

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi

JAKARTA-MARITIM : Mudik pada hari-hari besar keagamaan seperti Liburan Hari Raya Idul Fitri, menjadi tradisi yang harus dimitigasi dari berbagai kejadian, akibat jumlah masyarakat yang bepergian setiap tahun menggunakan moda transportasi terus meningkat.

Mengakibatkan kepadatan lalu lintas , terjadi disemua lini dan fasilitas transportasi. Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan, setiap tahun berkoordinasi bekerjasama dengan lintas kementerian dan instansi terkait. Berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, disemua moda transportasi.

Read More

“Bagi kami, kenyamanan dan keselamatan perjalanan menjadi faktor penting yang harus diprioritaskan,”tegas Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai buka puasa bersama wartawan Forwahub, dan update kesiapan angkutan lebaran , Jumat 6 Maret 2026 di Hotel Ritz Carlton Kuningan Jakarta Selatan.

Buka puasa bersama dan update kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Menhub Dudy mengatakan, pihaknya memprediksi arus mudik akan dimulai pekan depan, tepatnya 13 Maret 2026. Sesuai survei yang dilakukan, diperkirakan sekitsr 9 juta orang yang akan melakukan melakukan perjalanan mudik.

Menurut Dudy, minggu depan sudah mulai terjadi pergerakan mudik sekitar 4,4 juta dan ini akan terus meningkat hingga H-1 lebaran. Mungkin juga kepadatan tidak berkurang, karena masyarakat yang bepergian bukan hanya untuk kumpul keluarga berlebaran, tapi banyak juga liburan. Karena area wilayah wisata pun, jadi simpul yang dipantau dengan mempersiapkan berbagai pengaturan lalu lintas.

Menjawab pertanyaan dikatakan, tempat beristirahat atau rest area kini semakin diperluas. Dengan memanfaat area mesjid sebagai tempat beristirahat, bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

“Kami bersama Kementerisn Agama sudah membuat peta mesjid-mesjid yang layak untuk menjadi tempat beristirahat bagi pemudik,”ujar Memhub Dudy.

Ia menambahkam, program yang dikerjasamakan dengan Kementeria Agama ini sebelumnya sudah disurvei kelayakannya. Mesjid-mesjid yang dinilai memadai, akan terus dibuka dan menyiapkan fasilitas yang ada. Utamanya kebersihan, dan lainnya yang dibutuhkan selama perjalan sesuai tujuan.

Harapannya kata Dudy, program mesjid ramah lingkungan ini, dapat membantu para pemudik untuk beristirahat dengan aman dan nyaman.

Bicara soal partisipasi pemerintahan yang wilayahnya dilalui pemudik, Menhub Dudy mengaku, ini memang kerjasama dan kolaborasi antar Kementerian. Tapi akan sangat menjadi cantik, kalau Pemerintah Daersh pun ikut berpartisipasi. Sehingga pelaksanaan mudik lebaran, pelaksanaannya leboh optimal diberbagai wilayah. (Rabiatun)

Related posts