Jakarta Utara Jantung Logistik Indonesia, KADIN Minta Dukungan Perbankan

JAKARTA, MARITIM : Jakarta Utara memiliki posisi strategis dalam menopang aktivitas logistik nasional. Keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok menjadikan wilayah ini salah satu simpul utama pergerakan barang, baik untuk kebutuhan domestik maupun perdagangan internasional. Wakil Ketua KADIN Jakarta Utara Bidang Transportasi dan Logistik Capt. Andry Kristanto, S.E., M.M., didampingi Ketua KADIN Jakarta Utara Arief Dharmawanto, S.T., M.M., mengatakan, peran Jakarta Utara tidak sebatas sebagai wilayah administratif. Menurut dia, kawasan tersebut merupakan bagian penting dari urat nadi logistik Indonesia.

Jakarta Utara bukan sekadar wilayah administrasi; ia adalah jantung dari urat nadi logistik Indonesia, ujar Andry. Menurut Andry, melalui Pelabuhan Tanjung Priok, arus barang domestik maupun internasional bergerak dan terhubung dengan berbagai aktivitas ekonomi. Karena itu, keberlanjutan serta efisiensi sektor logistik di Jakarta Utara dinilai memiliki arti penting bagi dunia usaha.

Read More

Namun, tantangan yang dihadapi sektor transportasi dan logistik tidak hanya berkaitan dengan efisiensi operasional. Perubahan kondisi ekonomi global juga menuntut pelaku usaha memiliki dukungan pembiayaan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan bisnis, sekaligus perlindungan terhadap berbagai risiko usaha.

Dalam konteks tersebut, Andry menilai sektor perbankan dan asuransi memiliki peran yang semakin penting. Kedua sektor tersebut, menurut dia, tidak seharusnya hanya diposisikan sebagai penyedia jasa keuangan konvensional, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan usaha.

Kita membutuhkan bahan bakar finansial yang adaptif dan proteksi yang kokoh, katanya. Ia menyebut perbankan dan asuransi dapat berjalan beriringan dengan para pelaku usaha di bidang transportasi, logistik, pelayaran perintis, serta sektor usaha lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi dinamika dan tantangan yang berkembang.

Atas dasar itu, KADIN Jakarta Utara mengajak para pemimpin sektor keuangan untuk mengambil peran lebih aktif dalam pengembangan ekosistem logistik. Andry berharap lembaga keuangan tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan, tetapi turut terlibat dalam pembiayaan dan perlindungan terhadap aktivitas usaha.

Maka dari itu, kami mengajak para pemimpin sektor keuangan untuk tidak hanya menjadi penonton di tepi dermaga, melainkan menjadi arsitek utama yang mendanai dan memproteksi kejayaan logistik nasional dan usaha lokal bersama kami, tegasnya.

Selain sektor perbankan dan asuransi, KADIN Jakarta Utara juga membuka peluang kolaborasi dengan asosiasi investor. Menurut Andry, kerja sama tersebut dapat diarahkan untuk mengeksplorasi potensi investasi strategis bersama para pengusaha lokal di Jakarta Utara.

Kolaborasi antara dunia usaha, sektor keuangan, dan investor dinilai menjadi salah satu ruang yang dapat dikembangkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Dengan posisi strategis Jakarta Utara sebagai kawasan logistik, keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pelaku usaha lokal.

KADIN Jakarta Utara pun menyatakan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi berbagai pihak yang ingin mengeksplorasi potensi investasi strategis di wilayah tersebut.**hbb

Related posts