JAKARTA, MARITIM : 29 Oktober 2026 — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Jakarta Utara menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) IX Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Ketua KADIN Jakarta Utara, Arief Dharmawanto, S.T., M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada **Capt. H. Juswandi Kristanto* atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk memimpin Dewan Pengurus Pusat (DPP) APBMI periode 2026–2031.
“Selamat dan sukses kepada Capt. H. Juswandi Kristanto atas terpilihnya kembali sebagai Ketua Umum DPP APBMI. Semoga amanah ini semakin memperkuat peran APBMI dalam mendorong kemajuan industri bongkar muat, kepelabuhanan, dan logistik nasional,” demikian apresiasi yang disampaikan dalam konteks kepemimpinan KADIN Jakarta Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Captain Andry Kristanto, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua KADIN Jakarta Utara Bidang Transportasi dan Logistik, turut hadir dalam penyelenggaraan Munas IX APBMI.* Kehadiran Captain Andry menjadi bagian dari interaksi dan komunikasi antarpemangku kepentingan di sektor transportasi, kepelabuhanan, dan logistik.
Arief Dharmawanto menilai sektor bongkar muat dan logistik memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus barang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memperkuat daya saing dunia usaha. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara KADIN, APBMI, dan para pemangku kepentingan perlu terus dikembangkan.
KADIN Jakarta Utara berharap kepemimpinan Capt. H. Juswandi Kristanto dapat membawa APBMI semakin maju, adaptif terhadap perkembangan industri, serta memperkuat kemitraan dengan dunia usaha.
Sebagai kawasan yang memiliki peran penting dalam aktivitas kepelabuhanan dan logistik nasional, Jakarta Utara memiliki kepentingan strategis dalam mendorong ekosistem usaha yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Arief Dharmawanto, KADIN Jakarta Utara berkomitmen untuk terus mendorong peluang kemitraan, memperkuat konektivitas antarpelaku usaha, serta membangun sinergi dengan asosiasi dan pemangku kepentingan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan industri logistik nasional.
**Tim





