ASDP Cetak Content Creator Kreatif  Dorong Promosi Wisata Sulawesi Utara

Maritim – Tomohon, 15 Juli 2026 – Di era digital, sebuah foto, video, atau cerita sederhana mampu menjadi jendela yang memperkenalkan keindahan daerah kepada dunia. Melihat besarnya peluang tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial, Lingkungan, dan Keberlanjutan (TJSL) menggelar Pelatihan Content Creator di Taman Kelong, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kemarin. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi digital sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan menghasilkan konten kreatif yang bernilai dan berdampak bagi pengembangan wilayah sekitar Bitung dan Manado.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan transformasi digital telah membuka ruang yang semakin luas bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus menciptakan nilai tambah melalui ekonomi kreatif.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong lahirnya para content creator yang mampu mengangkat potensi lokal, khususnya wisata bahari, budaya, dan produk UMKM, melalui konten digital yang kreatif, informatif, dan inspiratif. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi daerah, memperluas promosi destinasi wisata, serta meningkatkan daya saing masyarakat di era digital,” ujar Heru.

Mengusung tema “ASDP Berlayar di Era Digital: Mengemas Layanan dan Wisata Bahari menjadi Konten Kreatif”, pelatihan diikuti mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas, dan organisasi di Kota Tomohon. Peserta memperoleh pembekalan mulai dari dasar-dasar content creation, penyusunan strategi konten, teknik fotografi dan videografi menggunakan smartphone, proses editing foto dan video, hingga optimalisasi distribusi konten di berbagai platform media sosial. Seluruh materi dirancang aplikatif agar dapat langsung dimanfaatkan untuk mendukung promosi usaha, aktivitas komunitas, serta penyebaran informasi yang edukatif dan bermanfaat.

Pelatihan menghadirkan dua praktisi industri kreatif nasional, yakni sutradara dan filmmaker RM Bambang Kuntara serta produser film dokumenter Dwi Sujanti Nugraheni. Bambang membagikan pengalaman mengenai proses kreatif, pengembangan ide, hingga teknik membangun cerita visual berdasarkan kiprahnya di industri perfilman. Sementara Dwi Sujanti mengulas pentingnya storytelling, produksi film dokumenter, serta pemanfaatan media sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar mampu menghasilkan konten yang autentik, kreatif, dan bermakna.

General Manager ASDP Cabang Bitung, Sigit Purwanto, menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital menjadi salah satu fokus perusahaan dalam membangun masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Pelatihan ini merupakan wujud komitmen ASDP dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi dan literasi digital masyarakat, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta mampu membuka peluang ekonomi baru, memperkenalkan potensi daerah, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Sigit.

Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, ASDP akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang memperkuat kapasitas masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang kreatif, inklusif, dan produktif, sekaligus memperluas promosi potensi daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. **Tim

Related posts