PERAN DUBAI PORT WORLD DI TPS BERAKHIR 2019

Surabaya – Maritim

KERJASAMA pengelolaan Terminal Petikemas Surabaya (TPS) antara PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III dengan Dubai Port World (DPW) akan berakhir tahun 2019. Keduafihak sepakat tak lanjutkan kerja sama pengopersionalan TPS, namun tidak menutup kemungkinan tetap bekerjasama di beberapa proyek baru maupun pengembangan yang ada. Faruq Hidayat, Corporate Secretary Pelindo III, katakan perjanjian kerja sama dengan DPW diakhiri sesuai dengan jatuh tempo karena tak lagi relevan dengan regulasi pelayaran yang baru, yakni Undang-undang No. 17 Tahun 2008.

Read More

“Untuk mendatang, tergantung pada pemegang saham, dalam hal ini negara melalui Menteri BUMN, siapa yang selanjutnya akan mengelola TPS. Pelindo III akan ikuti kebijakan dari pemegang saham” ujar Faruq pekan lalu.

Sebanyak 51% saham PT TPS dimiliki Pelindo III, dan 49%  lainnya dikuasai DPW, sebagai hasil akuisisi saham yang semula dipegang P&O Australia, atas nama Mermaid Shipping  pada 2006. Masuknya P&O sebagai pemegang saham terjadi ketika tahun 1999 Pelindo III melakukan privatisasi usaha pelayanan petikemas internasional lewat spin-off sayap usahanya, International Container Terminal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Dubai Port World merupakan perusahaan kelas global yang pada tahun 2016 lalu mengopersaikan 78 terminal yang tersebar di 40 negara di lima beua. Total petikemas yang ditangani DPW mencapai 64 juta TEU’s dan diperkirakan bakal mencapai 100 juta TEUs pada tahun 2020. ***AYUDHIA/Sub/Maritim

 

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *