PUNGLI DI PELABUHAN TENAU SUDAH BERLANGSUNG LAMA

Kupang NTT, Maritim

BERDASAR pengembangan periksaan terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satuan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) terhadap oknum pegawai PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Cabang Tenau Kupang diketahui bahwa praktik rasuah itu telah berlangsung cukup lama. Selain OTT yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT), penelusuran terhadap kasus tersebut juga pernah dilakukan oleh Lebaga Ombudsmen NTT, yang berhasil membongkar penyelewenan kebijakan yang berujung pada potensi terjadinya pungli. Antara lain dalam hal pungutan biaya pas masuk kendaraan berotor roda dua maupun roda empat, yang semestinya sudah tercover pada biaya pas masuk pelabuhan, tetapi selama lebih dari dua tahun juga dipungut oleh oknum yang menamakan diri petugas Dinas Pendapatan. Teapi haildaripungutan itu tak disetorkan ke kas daerah. (Miritim25/09/2017/Pelayaran).

Read More

Terkait dengan OTT oleh Tim Saber Pungli Polda NTT, AKBP Joshua Tampubolon Ketua Tim (Saber-Pungli) mengatakan hingga saat ini Kepala Cabang Pelni Kupang, Adrian masih berstatus sebagai saksi dalam OTT Pungli termaksud. Ujarnya pad gear pekara di depan awak media pekan lalu: “Sampai dengan saat ini status Kepala Cabang Pelni Kupang  masih sebagai saksi dalam kasus OTT Pungli yang dilakukan oleh sejumlah karyawan dan pegawai PT. Pelni Cabang Kupang”.

Proses pemeriksaan terhadap Kepala Cabang sudah dilakukan sejak Selasa (19/9) lalu bersamaan dengan sejumlah pegawai kantor Pelni Kupang itu. Dari hasil pemeriksaan sementara dan melalui hasil gelar kasus tim saber pungli menetapkan delapan pegawai PT. Pelni Cabang Kupang sebagai tersangka dalam OTT tersebut, bersamaan dengan Kepala Bagian Operasional Pelni Kupang.

Joshua menyatakan apakah Kepala Cabang Pelni Kupang mengetahui bahwa ada Pungli di lingkungan kerja Pelni, hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalaminya. Sebab dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan dan menurut pengakuan dari sejumlah tersangka, Pungli di kawasan Pelabuhan oleh pihak Pelni tersebut sudah sering terjadi dan sudah berlangsung cukup lama.

“Kami belum dapat pastikan apakah akan ada tersangka baru dalam kasus ini. Sebab kami masih mendalaminya,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dari masyarakat umum agar mempercayakan kepada pihak kepolisian untuk membongkar kasus pungli tersebut agar masalah pungli dapat teratasi.***LIES/Kug/Maritim

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *