Tranformasi BLK, Pemda Diminta Dukung Anggaran Perkuat Pelatihan Vokasi

  • Whatsapp

JAKARTA-MARITIM: Transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) dilakukan untuk memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, sehingga sumber daya manusia masyarakat Indonesia dapat bersaing di era digitalisasi saat ini.

Terkait itu, transformasi BLK dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kompetensi SDM Indonesia. Namun untuk mewujudkan tranaformasi tersebut dibutuhkan dukungan seluruh pihak.

Read More

“Sukses program transformasi BLK membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk dukungan anggaran pemerintah daerah melaksanakan penyelenggaraan pelatihannya,” kata Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalatvoktas) Kemnaker, Budi Hartawan, pada acara penandatanganan nota kesepakatan kerja bersama dan penyerahan lahan hibah di BLK Lombok Timur, NTB, kemarin.
Budi menegaskan, Pemda sangat penting menyediakan dan mendukung anggaran untuk pelaksanaan pelatihan berbasis komptensi. Sehingga dapat mendorong masyarakat mengikuti pelatihan, serta meyakinkan industri akan pentingnya kemitraan dengan BLK atau LPK.

Dukungan industri dalam pelatihan ini adalah mitra penempatan sekaligus dapat memberi masukan dalam menciptakan link and match untuk kebutuhan keterampilan di industri.

Nota kesepahaman yang ditandatangani itu mencakup sinkronisasi program pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat dalam meningkatkan keterampilan masyarakat Lombok Timur, pemberdayaan kelompok masyarakat pasca pelatihan serta kerja sama pertukaran data informasi dapat menjadi pionir bagi balai latihan vokasi di Indonesia.

“Kami yakin dengan model kerja sama ini komitmen dan dukungan pemerintah daerah semakin besar untuk pengembangan SDM Indonesia. Kerjasama ini akan memberikan pelatihan bagi masyarakat di 10 desa di Lombok Timur. Paket pelatihan tersebut terdiri dari 2 paket kejuruan barista, 4 paket kejuruan commercial pastry, dan 4 paket kejuruan commercial cookery.

Pada kesempatan itu, Kemnaker menerima lahan hibah seluas 3,5 hektar dari Pemda Lombok Timur yang akan digunakan untuk perluasan pengembangan kejuruan pertanian, perikanan, dan peternakan di BLK Lombok Timur.

“Dengan perluasan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelatihan BLK Lombok Timur dan jadi tempat pelatihan vokasi terbaik di Nusa Tenggara Barat dan Lombok Timur,” kata Budi.
Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy menambahkan, jika dalam 1 tahun bisa mencetak 2.540 tenaga kerja terampil, maka Lombok Timur ini dapat menghasilkan devisa yang luar biasa. Karena para tenaga terampil itu akan mengirimkan hasil jerih payah mereka bekerja di luar negeri atau di mana saja bekerja,” katanya. (Purwanto).

Related posts