Iperindo Gelar Rakernas, RUALB dan Gala Dinner 2025, Perkuat Arah dan Komitmen Kemajuan Industri Perkapalan Nasional

JAKARTA-MARITIM : Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) selama dua hari melakukan konsolidasi dan penguatan serta arah organisasi ke depan, yang penuh dengan tantangan dan dinamikanya.

Perhelatan ini dapat hadiri seluruh pengurus dan anggota dari seluruh wilayah Indonesia dengan komponen pendukung para Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pengurus Pusat (DPP), para Ketua Bidang, Ketua-ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD), maupun para senior Iperindo, serta seluruh anggota dan keluarga besar Iperindo.

Ketua Umum Iperindo, Anita Puji Utami, mengatakan kegiatan ini adalah sebagai forum konsolidasi internal Iperindo, untuk memperkuat arah organisasi dan mempertegas komitmen terhadap kemajuan industri perkapalan nasional. Tema yang diangkat terkait “Penguatan Industri Kapal Nasional untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Teknologi Kapal Masa Depan”.

“Dipilihnya tema ini karena kita memahami bahwa tantangan industri perkapalan nasional tidak semakin ringan, sementara peluang di depan mata justru semakin besar. Untuk menjawab keduanya itu, kita membutuhkan kekuatan organisasi yang solid yang didukung dengan program-program yang terarah, dan kesamaan langkah di antara seluruh pengurus dan anggota Iperindo. Oleh karena itu, setiap tahun kita akan selalu mengadakan kegiatan seperti ini dalam rangka mengkonsolidasikan, maupun mengevaluasi program-program yang sudah dan akan dijalankan,” ungkapnya, di Jakarta, Rabu (10/12).

Iperindo menyampaikan terima kasih pada Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Mahardi Tunggul Wicaksono, yang telah membuka acara ini.

“Ketika saya dipercaya menjadi Ketua Umum Iperindo melalui Rapat Umum Anggota (RUA) pada 14 Juni 2022, di Jakarta, cukup banyak program kerja yang telah dijalankan sehingga Iperindo telah berkembang menjadi organisasi yang terus bertumbuh dengan solid. Keanggotaan iperindo terus berkembang. Saat ini, sudah bergabung 265 perusahaan yang resmi menjadi anggota, yakni 140 perusahaan galangan kapal,  115 perusahaan penunjang, tiga perusahaan klasifikasi dan tujuh perusahaan jasa konsultan,” ucap Anita.

Galangan kapal anggota Iperindo sudah menyebar dari Sabang sampai Merauke. Sudah beroperasi di 15 provinsi dengan 31 daerah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia sehingga memungkinkan operator kapal untuk melakukan perawatan kapal di mana saja dan kapan saja di Indonesia.

Ketersediaan fasilitas galangan kapal di Indonesia yang semakin merata di seluruh Indonesia sehingga ke depan, galangan agar lebih menopang industri terkait lainnya. Di sisi lain, seluruh anggota total memiliki 36.000 dock space kapal per tahun untuk mendukung kegiatan reparasi dengan memiliki kemampuan dalam menyediakan sedikitnya 900 dock space kapal per tahun untuk pembangunan kapal baru. Sehingga anggota Iperindo esensinya mampu menyediakan kebutuhan kapal  K/L  dan BUMN, termasuk rencana pembangunan 80 unit kapal tanker PT Pertamina (Persero) serta ribuan kapal ikan.

Di samping itu, anggota Iperindo juga siap mendukung pembangunan kapal tug and barge untuk angkutan pertambangan sebanyak 800 set per tahun serta mendukung peremajaan armada berusia tua diatas 25 tahun yang saat ini potensinya mencapai lebih dari 1.684 unit.

Anita menjelaskan, Rakernas yang dilanjutkan Rapat Umum Anggota Luar Biasa dan gala dinner untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dan mendukung mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Tujuannya, adalah menyusun langkah kerja organisasi berdasarkan dinamika industri dan kebutuhan anggota, menyamakan persepsi terkait urgensi penguatan industri perkapalan nasional dalam jangka pendek, menengah, dan panjang, memperkuat koordinasi antara bidang-bidang di Iperindo agar program kerja dapat berjalan efektif dan terukur. Kemudian menghasilkan rekomendasi internal yang menjadi dasar pengembangan program organisasi hingga tahun 2026.

Sedangkan sasaran kegiatan mencakup optimalisasi kontribusi Iperindo dalam mendorong kemandirian industri perkapalan. Kemudian peningkatan kualitas layanan asosiasi kepada anggota, penataan dan penguatan struktur organisasi agar responsif terhadap kebutuhan industro serta konsolidasi terhadap isu-isu strategis seperti TKDN, pasokan material, daya saing pembiayaan, dan penguatan rantai pasok. Penyelenggaraan kegiatan ini sesuai amanat AD/ART Iperindo, Keputusan RUA 2022, serta Program Kerja Iperindo tahun 2025.

“Kekuatan Iperindo tidak hanya berada pada skala industri yang kita wakili, tetapi juga pada kesatuan langkah seluruh anggotanya. Semakin solid internal kita, semakin kuat pula posisi industri perkapalan nasional dalam menghadapi persaingan global.

Anita menambahkan, saat ini potensi proyek pembangunan kapal baru sebanyak 5.546 unit

 

Apresiasi

Pada kesempatan sama, Tunggul mengatakan, apresiasi kepada Iperindo yang terus memberikan masukan dalam rangka kemajuan industri galangan kapal nasional.

Saat ini, katanya, industri perkapalan nasional didukung oleh ratusan perusahaan yang potensinya ke depan sangat bagus. Apalagi, kondisi pelayaran niaga, kapal penyeberangan dan kapal perintis, umurnya sudah banyak yang tua.

“Ini adalah potensi besar bagi galangan kapal nasional untuk mendapatkan pesanan bagi pembangunan kapal baru,” ujar Tunggul.

Pembangunan kapal baru dan soal pembiayaan kapal, sambung Tunggul, hal itu adalah saling terkait.

Dijelaskan, saat ini Iperindo telah menjadi mitra strategis Pemerintah dan berperan penting dalam mendorong kemajuan industri kapal nasional. Di sisi lain, Iperindo juga punya potensi besar dalam merebut pasar terutama dalam pembangunan kapal-kapal baru.

Kegiatan Rakernas juga diisi dengan diskusi bertema “‘Penguatan Industri Nasional Untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Teknologi Kapal Masa Depan”. (Muhammad Raya)

 

Related posts