JAKARTA-MARITIM : PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mencatatkan pencapaian penting dalam kinerja layanan keagenan kapal sepanjang 2025.
Melalui lini bisnis ship agency services, PTK berhasil melayani lebih dari 31.000 kunjungan kapal atau vessel calls, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Pencapaian ini menunjukkan ketangguhan operasional PTK sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran logistik energi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan tersebut didorong oleh pertumbuhan layanan keagenan pihak ketiga dan keagenan umum.
PTK mencatat kenaikan pendapatan sebesar 28 persen dari target bisnis, disertai peningkatan laba kotor hingga 141 persen.
Hasil ini membuktikan bahwa strategi ekspansi layanan dan penguatan jaringan operasional mampu meningkatkan kinerja keuangan sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.
Dari sisi layanan, kinerja Agency Operations Performance 2025 semakin memperkuat posisi PTK sebagai penyedia layanan keagenan kapal yang kompetitif di tingkat global.
Peningkatan koordinasi layanan kapal, percepatan proses clearance, serta efisiensi administrasi pelabuhan berhasil mengoptimalkan waktu sandar kapal (port time).
Hal ini memberikan manfaat langsung bagi klien melalui proses operasional yang lebih cepat dan efisien, sehingga membantu menekan biaya pelayaran.
Direktur Operasi PTK, Yudi Wibisono, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti kesiapan PTK dalam menghadirkan layanan keagenan kapal yang andal dan terintegrasi.
“Keberhasilan melampaui target tidak terlepas dari penguatan koordinasi lintas fungsi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan standar layanan internasional,” katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, di Jakarta, Sabtu (28/2).
Ia menambahkan bahwa layanan keagenan kapal tidak hanya berperan dalam aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian strategis dalam menjaga kelancaran mobilisasi kapal energi.
Pertumbuhan layanan pihak ketiga juga menjadi indikator keberhasilan PTK dalam memperluas pasar non-captive.
Ekspansi layanan keagenan internasional di wilayah Singapura, Malaysia, dan Uni Emirat Arab menunjukkan kemampuan PTK dalam bersaing di pasar global, sekaligus memperkuat reputasi perusahaan sebagai mitra strategis dalam logistik maritim energi.

Transformasi digital turut menjadi faktor utama peningkatan kinerja layanan keagenan PTK.
Melalui platform My Pertamina Marine Services (MMS), PTK telah mengintegrasikan lebih dari 135 pelanggan dengan hampir 4.000 transaksi digital sepanjang 2025.
Digitalisasi ini meningkatkan transparansi layanan, mempercepat proses penunjukan agen, serta mengoptimalkan pengelolaan piutang melalui sistem penagihan yang lebih efisien.
Bagi klien, MMS memberikan kemudahan akses layanan yang cepat, akurat, dan terdokumentasi secara real-time.
Secara lebih luas, keberhasilan Agency Operations Performance 2025 memberikan dampak nyata terhadap kelancaran distribusi energi nasional.
Efisiensi operasional pelabuhan dan layanan keagenan yang andal membantu memastikan mobilisasi kapal energi berjalan tepat waktu, sehingga mendukung stabilitas pasokan energi bagi industri dan masyarakat.
Penguatan jaringan operasional internasional PTK juga memperluas peran Indonesia dalam logistik energi global.
Melalui pencapaian ini, PTK menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat layanan berbasis teknologi, serta mengembangkan jaringan operasional global.
Ke depan, PTK akan terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas pangsa pasar internasional guna memastikan distribusi energi berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan. (Muhammad Raya)





