JAKARTA-MARITIM : VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengonfirmasi, layanan di Stasiun Bekasi Timur telah beroperasi kembali sejak Rabu 29 April 2026 pukul 14.00 WIB.
“Operasional layanan perjalanan Commuter Line rute Cikarang/Bekasi saat ini telah kembali normal sepenuhnya di seluruh lintasan,”demikian Karina Amanda mengonfirmasi, Kamis 30 April 2026 dalam siaran pers yang diterima tabloidmaritim.com, Kamis 30 April 2026.
Dikatakan, ini tercapai pasca-penanganan kendala teknis di area Stasiun Bekasi Timur, hingga memenuhi syarat menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kembalinya normalisasi operasional ini secara reguler, lanjutnya, memastikan seluruh jadwal perjalanan di lintas Bekasi–Cikarang berjalan sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) yang berlaku.
“Sebanyak 281 perjalanan Commuter Line Cikarang dioperasikan hari ini,”kata Karina Amanda.
Sebelumnya tambah Karina Amanda, telah dilakukan uji coba dan evaluasi perjalanan di jalur Stasiun Bekasi Timur. Seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi dan mendapat hasil “clearance” dari KNKT. Alhasil, lintas tersebut kembali bisa melayani perjalanan Commuter Line mulai Rabu siang, 29 April 2026 kemarin.
Dari data KAI Commuter, volume pengguna pada Senin 27 April 2026 di lintas Cikarang tercatat 250.220 orang, Selasa 28 April 2026 sebanyak 172.826 orang dan tercatat pada pengoperasian kembali, Rabu 29 April 2026 mulai pukul 14.00 WIB .
Hingga jadwal terakhir, volume pengguna di Stasiun Bekasi Timur mencapai 5.266 orang naik dan sebanyak 2.820 orang yang turun di stasiun ini.
KAI Commuter sebelumnya melakukan rekayasa pola operasi untuk perjalanan Commuter Line lintas Cikarang pada 28 April 2026 dan 29 April 2026 hingga pukul 13.59 WIB.
Pemberangkatan awal dari Stasiun Bekasi, dan secara keseluruhan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang hanya sampai Stasiun Bekasi.
Pada pantauan pagi hari ini, Kamis 30 April 2026 kondisi stasiun terpantau ramai lancar. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat total sebanyak 5.705 orang yang naik dan turun di stasiun Bekasi Timur, atau sebanyak 4.282 orang yang naik dan sebanyak 1.423 orang yang turun di Stasiun Bekasi Timur.
“Angka ini menunjukkan tren normalisasi mobilitas omasyarakat di wilayah Bekasi Timur dan sekitarnya yang sangat mengandalkan moda transportasi Commuter Line,” tambah Karina.
Sementara KAI Commuter menyampaikan, apresiasinya atas kesabaran para pengguna selama masa evakuasi dan recovery insiden ini.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya dikarenan stasiun Bekasi Timur belum dapat dioperasikan,” tutur Karina lebih lanjut.
Pelayanan naik dan turun pengguna Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur sudah kembali normal. KAI Commuter juga, senantiasa mengimbau pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan diri masuk ke dalam kereta yang sudah penuh, serta selalu mendahului pengguna yang keluar.
Untuk memantau informasi terkini mengenai jadwal dan posisi kereta secara _real-time_, pengguna dapat mengakses aplikasi C-Access, media sosial resmi @commuterline, atau melalui pusat layanan informasi 24 jam di (021) 121. (Rabiatun)





