JAKARTA-MARITIM : Untuk mendukung pengembangan usaha dan semakin siap untuk menyambut kewajiban sertifikat halal yang akan berlaku Oktober 2026.
BCA Syariah bersama Istiqlal Halal Center (IHC) menyelenggarakan penyerahan sertifikat halal kepada 49 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berasal dari Jabodetabek. Sertifikat halal tersebut diharapkan,dapat mendukung para pengusaha UMKM agar dapat mengembangkan usahanya .
Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja mengatakan , sertifikat halal bernilai lebih dari sebuah dokumen administratif.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami , dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia.
“Sertifikat halal bagi UMKM dapat menjadi jaminan , kualitas produk. Meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi pintu pembuka keberkahan dalam usaha yang dijalankan,”ujarnya
Selain jaminan halal, BCA Syariah turut memberikan pelatihan pengelolaan keuangan kepada para pelaku UMKM pada kesempatan yang sama.
Pelatihan ini dirancang untuk membantu pelaku usaha melakukan pencatatan, pemasukan , dan pengeluaran harian secara lebih rapi. Sehingga modal usaha, tidak bercampur , dengan kebutuhan rumah tangga dan keuntungan usaha dapat terukur dengan jelas.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan lebih jauh dengan produk-produk perbankan BCA Syariah seperti QRIS, kebutuhan tabungan dan investasi yang dapat mendukung pengembangan usaha UMKM.
Kolaborasi antara BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center menjadi wujud nyata dan brand proposition BCA Syariah, “Sahabat Berkahmu” yang senantiasa mendampingi perjalanan finansial masyarakat sejak langkah pertamanya, termasuk para pengusaha UMKM.
“Sertifikasi halal, ilmu pengelolaan keuangan, dan pengetahuan tentang produk BCA Syariah merupakan langkah awal untuk meraih peluang menuju kesuksesan dan keberkahan dalam perjalanan usaha Bapak dan Ibu,” kata Ina, menutup sambutannya.
Selain sertifikasi halal bersama IHC, BCA Syariah dalam program Peduli Sejahtera juga menyelenggarakan berbagai program dukungan dan pengembangan UMKM. Beberapa diantaranya adalah WEpreneur dan pembinaan UMKM mustahik bersama BAZNAS.
Dari sisi kinerja per Juli 2026, BCA Syariah juga mencatatkan pertumbuhan pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah (SME) sebesar 21,2 persen dan mencapai Rp1,1 triliun .
Peningkatan tersebut antara lain didukung oleh pertumbuhan pembiayaan di segmen perdagangan eceran dan besar yang kontribusinya mencapai 21,7 persen dari total pembiayaan SME. Selain itu, perkembangan ini juga turut didukung oleh industri rumah tangga, serta industri pengolahan. (Rabiatun)





