Cegah Kemacetan, Pengembangan NPCT-1 Akan Diikuti Bangun NPEA Terhubung Tol

JAKARTA, MARITIM : Pelabuhan Tanjung Priok dinilai masih menjadi magnet bisnis sektor logistik. Pelindo saat ini telah melakukan beberapa program strategis diantara nya adalah pembangunan Pengembangan Terminal Kalibaru ( New Priok) untuk menjawab peluang dan tantangan dengan memperhatikan integrasi ke dalam ekosistem sebagai simpul logistic dan juga infrastruktur ke kawasan industry ( hinterland) yakni Jalan Tol Cibitung Cilincing. Guna mencegah kepadatan jalan eksisting, pengembangan NPCT-1 akan diikuti pembangunan New Priok Eastern Akses (NPEA) yang menghubungkan dengan wilayah industri sisi timur Pelabuhan.

Hal itu disampaikan oleh E-GM PT. Pelindo Reg.2 Tanjung Priok Yandri Tri Saputra di salah satu presentasinya saat menjadi pembicara “Diskusi Kepelabuhanan -Prospek Bisnis di Pelabuhan Tanjung Priok, dalam rangka 1 Tahun IPEC (Indonesia Port Editors’ Club), Selasa, 29 Juli 2025 di Hotel Sunlake Jakarta Utara.

“Rencana Jalan Akses NPEA (New Priok East Access) merupakan penghubung antara Pelabuhan Tanjung Priok dengan Jalan Tol Jabodetabek, NPEA termasuk dalam PSN (Proyek Strategis Nasional) pada sektor jalan dan jembatan dalam Permenko Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional,” kata Yandri dalam pemaparannya.

Lebih lanjut dikatakan, rekomendasi pembangunan NPEA sebagai PSN tertuang dalam Surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Nomor: PR.01.01- Mn/1509 tanggal 13 September 2021. Dengan adanya NPEA ini mengurangi kongesti di jalan eksisting dari Terminal Kalibaru New Priok menuju hinterland sehingga layanan logistik lebih efisien karena terhubung langsung dengan Jalan Tol Cibitung – Cilincing. Pembangunan NPEA tidak masuk kedalam konsesi pelabuhan dan akan diberlakukan konsesi badan usaha jalan tol.

Dijelaskan, Rencana Jalan Akses NPEA sudah mendapatkan KKPRL (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut) dari Menteri Kelautan dan Perikanan tanggal 18 Mei 2022. Pembangunan Jalan Akses NPEA dilaksanakan dengan tidak mengganggu pelayaran dan lingkungan.

Dalam acara yang dibuka oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Laut Dan Kepelabuhanan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Wim Hutajulu , juga dihadiri oleh nara sumber lain nya yaitu Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok Ardhani, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Hendrico Tampubolon, Serta para pimpinan asosiasi dan anak perusahaan Pelindo yang hadir di acara tersebut. Diskusi dipandu oleh praktisi kepelabuhanan & logistik, Harry Sutanto. **Hbb

 

Related posts