JAKARTA-MARITIM : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Jakarta Utara (Jakut), Rabu (17/12), menggelar Musyawarah Kota (Mukota) VII tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Convention Center, Ancol, Jakut, dibuka oleh Walikota Jakut, Hendra Hidayat, yang diwakilkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakut, Wawan Budi Rohman.
Hadir dalam pembukaan Mukota VII tahun 2025 Kadin Kota Jakut, di antaranya Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Hj Diana Dewi, Ketua Kadin Kota Jakut, Sungkono Ali, KSOP Utama Tanjung Priok, yang diwakilkan oleh Kabid Lala, Wim Hutajulu dan Ketua Umum APBMI, Juswandi Kristanto. Kemudian para jajaran pengurus Kadin DKI Jakarta, Ketua Umum ISAA, Aris Hartoyo, GM TPK Koja, Banu Astrini, Dirut IPC TPK, Guna Mulyana, Ketua Umum Aptrindo, Tarigan Gemilang, Ketua Aptrindo Jakarta, Darmawan Witanto, Bima Amrullah selaku Ketua Panitia Pelaksana dan para undangan dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta serta tamu lainnya.
Tema yang diangkat pada Mukota Vii tahun 2025 Kadin Kota Jakut “Peran Strategis Kadin Kota Jakarta Utara dalam Mewujudkan Jakarta Simpul Penting Jaringan Ekonomi Dunia 2045”. Sedangkan sub tema “Kemitraan Pemerintah Kota Jakarta Utara Bersama Pelaku Usaha UMKM dan Jasa Maritim, Kadin Kota Jakarta Utara Bertekad Memperkuat Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inovatif”.
Aenda utama Mukota VII tahun 2025 Kadin Kota Jakut ini, adalah menggelar pemilihan Ketua Kadin Kota Jakut periode 2025-2030, peluncuran dua buku “25 Tahun Mengabdi di Kadin” dan “Jejak Perjalanan Karir Sungkono Ali”. Penyerahan 30 Penghargaan Award kepada para mitra kerja Kadin Kota Jakut yang telah terjalin erat dan harmonis dengan Ketua Kadin Kota Jakut, Sungkono Ali, selama lebih dari 12 tahun serta di tutup dengan digelarnya perhelatan Mukota VII tahun 2025 Kadin Kota Jakut.
Ketua Kadin Kota Jakut, Dr H Sungkono Ali, mengatakan Mukota VII tahun 2025 ini sangat berbeda dengan Mukota yang diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kenapa berbeda? Sebab Mukota VII tahun 2025 adalah tahun terakhir dari saya memimpin Kadin Kota Jakut selama 12 tahun lebih. Kemudian setelah saya tidak lagi memimpin Kadin Kota Jakut maka akan ada pemilihan Ketua Kadin Kota Jakut yang baru,” ungkapnya.
Pesan Sungkono pada Mukota VII tahun 2025, adalah Kadin Kota Jakut sangat memegang peran penting dan strategis dalam mendorong kemajuan perekonomian. Karena itu, Mukota ini menandai babak baru sinergi dunia usaha di wilayah Jakarta Utara.
“Siapapun yang terpilih nantinya, harus tetap menjadikan Kadin Kota Jakarta Utara berperan aktif bagi lingkungan maupun anggotanya,” tegasnya.
Dapat disampaikan bahwa saat ini posisi Ketua Kadin Kota Jakarta Utara dijabat oleh Dr. H. Sungkono Ali MM MBA MSc yang telah memimpin selama dua periode. Sesuai ketentuan organisasi, jabatan ketua hanya bisa dipegang maksimal dua kali periode sehingga ia tidak dapat kembali mencalonkan diri.
Dua periode kepemimpinannya membuat banyak anggota berharap agar ia bisa melanjutkan. Namun aturan organisasi harus dijalankan, sehingga Mukota VII tahun 2025 tetap dilaksanakan dengan pemilihan ketua baru.
Sementara Kabid Lala, Wim Hutajulu, menjelaskan bahws keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok sangat vital dan strategis kedudukannya. Karena sekitar 60% kontainer yang keluar masuk adalah melalui Pelabuhan Tanjung Priok.
Sedangkan Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Hj Diana Dewi, menambahkan harus diakui, saat ini tantangan yang dihadapi semakin berat. Mulai dari munculnya beragam pungutan pajak, menurunnya daya beli masyarakat, regulasi dan birokrasi, fluktuasi ekonomi, kondisi geo politik global, angkatan kerja dan sebagainya.
Selanjutnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakut, Wawan Budi Rohman, menilai keberadaan Kadin Kota Jakut sudah mampu menggalang dan menyatukan persatuan antar pengusaha di wilayah Jakut. Dengan harapan ini dapat terus dijaga untuk dapat dipertahankan. (Muhammad Raya)





