JAKARTA-MARITIM : Mendorong inovasi dan kinerja yang lebih baik di industri perasuransian Indonesia. Media Asuransi kembali menyelenggarakan Insurance Market Leaders Award.
Dalam ajang Insurance Market Leaders Award 2026, Media Asuransi memberikan apresiasi kepada 112 perusahaan di industri perasuransian di Hotel Luwansa, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Ajang penghargaan yang sudah berjalan kesebelas kalinya ini, diberikan kepada perusahaan asuransi dan reasuransi serta pialang asuransi dan reasuransi serta penilai kerugian (adjuster) atas kinerja terbaik mereka di 2025.
Dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Luwansa, Selasa 21 Juli 2026, Komisaris Utama PT Media Asuransi Indonesia, Handoko Afandy mengatakan, penghargaan ini diselenggarakan, sebagai bentuk apresiasi .
Sekaligus pendorong bagi seluruh ekosistem , untuk terus berlomba. Meningkatkan kualitas layanan, mendorong inklusi, dan memperkuat literasi perasuransian di Indonesia.
Semoga penghargaan ini lanjutnya, menjadi inspirasi untuk terus bertumbuh secara sehat, adaptif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara Plt Direktur PT Media Asuransi Indonesia, S. Edi Santosa mengatakan, tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu di atas lima persen.
Pada 2025 perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen. Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2024 yang sebesar 5,03 persen, maupun tahun 2023 tercatat sebesar 5,05 persen.
Dalam kondisi perekonomian seperti ini, industri perasuransian tetap mendapat tekanan berat. Namun para perusahaan di acara ini membuktikan kinerjanya, sehingga menjadi market leader di kategorinya. Karena itu perusahaan yang menerima penghargaam, merupakan para penentu pergerakan di industri perasuransian.
Lebih jauh, Edi mengatakan, atas nama Media Asuransi menyampaikan rasa hormat dan ucapan selamat kepada para peraih Insurance Market Leaders Award 2026 Media Asuransi.
“Kami berharap penghargaan yang diterima akan dapat menjadi penambah semangat untuk mengejar pertumbuhan lebih baik di masa mendatang, sehingga dapat melayani masyarakat Indonesia lebih baik lagi,” ungkapnya.
Penganugerahan ini diberikan sebagai hasil kajian Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA). Pada 2025 LRMA melakukan kajian terhadap laporan keuangan 2025 (unaudited) perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi (konvensional dan syariah), asuransi jiwa syariah (full fledged dan unit) serta asuransi umum syariah (full fledged dan unit syariah).
Selain itu, LRMA melakukan kajian atas Data Statistik Perasuransian 2024 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk industri pialang asuransi, pialang reasuransi, dan penilai kerugian asuransi.
LRMA dalam melakukan kajian menggunakan empat indikator keuangan laporan keuangan publikasi perusahaan asuransi jiwa, umum, reasuransi dan syariah jiwa maupun umum per 31 Desember 2025 .
Indikator itu, antara lain pendapatan premi untuk asuransi jiwa, premi bruto untuk asuransi umum dan reasuransi. Lalu indikator brokerage fee untuk pialang asuransi dan reasuransi, serta indikator adjuster fee untuk penilai kerugian asuransi.
Pada 2026 ini, LRMA membagi seluruh industri perasuransian tersebut ke dalam 11 kelompok. Untuk kedua kalinya dilakukan pemisahan kelompok nasional dan joint venture di industri asuransi jiwa, asuransi umum, dan pialang asuransi.
Pemisahan ini sesuai dengan yang dilakukan OJK dalam data statistik yang dipublikasikan. Secara keseluruhan ada 112 perusahaan pemenang Insurance Market Leaders Award 2026 Media Asuransi.
Kali ini ada 10 perusahaan jiwa nasional yang menjadi market leaders, dari 24 perusahaan di kelompok ini. Selanjutnya ada 10 perusahaan jiwa joint venture dari 22 perusahaan di kelompok yang sama. (Rabiatun)





