JAKARTA-MARITIM : Ditengah tekanan ekonomi global yang berdampak pada perekonomian domestik, PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) konsisten, tumbuh stabil menghasilkan kinerja keuangan pada semester I-2026 . Menghasilkan laba bersih meningkat 9,2 persen menjadi Rp109 miliar.
Kinerja yang cukup stabil ini menurut Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, BCA Syariah pada semester pertama 2026 tumbuh solid dan berkelanjutan. Ini tercermin dari peningkatan total aset, yang didukung oleh pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga.
“Hal ini mencerminkan semakin kuatnya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah,”jelas Yuli saat memaparkan kinerja perusahaan sepanjang paruh pertama 2026 dalam kegiatan Media Update Kinerja BCA Syariah “Strengthening Impact” di Kantor Pusat BCA Syariah, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia menambahkan,secara keseluruhan, pembiayaan BCA Syariah tumbuh 20,5 persen YoY menjadi Rp13,6 triliun.
Dengan fokus pada sektor-sektor produktif, baik pembiayaan komersial maupun pembiayaan konsumer seperti KPR dan emas.
Pertumbuhan ini mencerminkan peran aktif BCA Syariah, dalam mendukung perekonomian riil masyarakat, mulai dari pengusaha sektor produktif. Hingga keluarga, yang ingin mewujudkan rumah impian mereka, melalui skema pembiayaan syariah.
Perusahaan juga secara konsisten, menerapkan prinsip kehati-hatian. Untuk menjaga kualitas aset, yang tercermin dalam rasio NPF gross yang terjaga di level yang sehat.
Dari sisi pendanaan jelas Direktur BCA Syariah, Pranata, Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA Syariah tercatat tumbuh 10,2 persen YoY menjadi Rp15,4 triliun.
Ini didorong kata Pranata , oleh peningkatan dana murah (CASA) yang tumbuh 14,6 persen YoY dan mencapai Rp6,5 triliun.
Pertumbuhan CASA ditopang oleh giro yang tumbuh 23,2 persen YoY menjadi Rp3,8 triliun dan tabungan yang tumbuh 4,5 persen YoY menjadi Rp2,7 triliun. Sementara deposito tumbuh 7,2 persen YoY menjadi Rp8,9 triliun.
Pertumbuhan DPK ini menjadi indikator penting , bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah terus menguat. Sekaligus memperluas basis nasabah , yang dapat dijangkau oleh layanan serta program BCA Syariah.
Ke depan, BCA Syariah akan terus memperkuat struktur pendanaan, meningkatkan kualitas pembiayaan. Serta mengembangkan layanan, yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
Perseroan juga konsisten, mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia, melalui berbagai inisiatif edukatif dan kolaboratif. (Rabiatun)





