PAL Kirim Tube Bundle Pertamina RU III Plaju

  • Whatsapp

JAKARTA-MARITIM : Sebagai komitmen dalam memperkuat peran BUMN guna mendukung ketahanan energi nasional, PT PAL Indonesia (Persero) melalui lini bisnis Rekayasa Umum turut mendukung kegiatan Turn Around di PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) III Plaju Palembang dengan mensuplai equipment Tube Bundle.

Total Tube Bundle yang berhasil dikirimkan sebanyak 6 unit. Keberhasilan pengerjaan proyek pengadaan tube bundle yang dikerjakan PAL sebagai bentuk komitmen di tengah wabah pandemi untuk menjaga kebutuhan nasional pada bahan bakar minyak karena Pertamina RU III Plaju Palembang menghasilkan produk dengan kegiatan bisnis utamanya adalah mengolah minyak mentah (crude oil) dan intermediate product (Alkylfeed, HSDC, slop oil, LOMC, Long residue, Raw PP) menjadi produk jadi.
Di antaranya BBM (Premium, Kerosene, Solar & Fuel Oil), NBBM (LPG, Musicool, HAP, LAWS, SBPX, LSWR), BBK (Avtur, Pertalite, Pertamax, Pertamax Racing) dan produk lainnya seperti LSFO dan Polypropylene (Polytam). Hal ini tentunya akan menjaga pasokan dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor.

Read More

Pertamina RU III Plaju Palembang Tube Bundle yang telah dikirimkan PAL merupakan bagian utama pada heat exchanger untuk mendinginkan produk RFCCU Pertamina RU III Plaju. Pengiriman Tube Bundle tersebut dilaksanakan sebanyak 2 kali. Pengiriman pertama telah dilaksanakan pada 7 Juli 2021, dan tiba pada 12 Juli 2021. Sedangkan pengiriman kedua juga telah dilaksanakan pada 12 Juli 2021 dan tiba pada 16 juli 2021. Lingkup kerja yang dilakukan PAL mencakup drawing, procurement, fabrication, dan delivery.

Hadirnya kolaborasi PAL dan Pertamina RU III Plaju merupakan sebuah wujud implementasi nyata yang telah dilakukan oleh Kementerian BUMN menyesuaikan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir tentang Ketahanan Energi Nasional Indonesia yang menjadi sebuah keharusan.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara kepulauan, dan ini menjadi hal penting untuk terus memperbaiki rantai pasokannya atau supply chain. Karena itu dengan adanya penerapan supply chain yang telah diterapkan sekarang ini, menjadikan status negara kepulauan Indonesia menjadi amat sangat penting. Di sisi lain, Kementerian BUMN bersama para perusahaan BUMN lainnya diharuskan memiliki langkah besar untuk memastikan logistics supply chain ini menjadi sebuah peningkatan atau upgrading agar dapat menjadi sustainability yang baik.

Upaya yang telah dilakukan BUMN ini juga diharapkan dapat menjaga ketahanan energi nasional dengan menjalankan peran untuk menyokong pasokan dan pembangunan infrastruktur energi di tengah tantangan berat pandemi Covid 19. (Muhammad Raya)

Related posts