MARITIM, JAKARTA: – Keandalan logistik nasional tidak hanya ditentukan oleh kecepatan bongkar muat dan kecanggihan peralatan pelabuhan. Di balik pergerakan jutaan peti kemas, kesehatan dan keselamatan pekerja menjadi faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan operasional terminal.
Pesan tersebut ditegaskan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) melalui partisipasinya dalam kegiatan Senam Bersama dan Bersih Pelabuhan bersama Forum Pelabuhan Sehat Tanjung Priok, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.
Direktur Utama JICT, Ade Hartono, menegaskan bahwa produktivitas dan perlindungan terhadap pekerja harus menjadi dua prioritas yang berjalan beriringan.
“Pelabuhan tidak cukup dinilai dari seberapa cepat peti kemas bergerak, tetapi juga dari seberapa baik kita melindungi orang-orang yang menggerakkannya. Bagi JICT, kesehatan dan keselamatan pekerja merupakan fondasi penting untuk menjaga keandalan layanan logistik nasional,” ujar Ade saat kegiatan Senam Bersama dan Bersih Pelabuhan di Gedung Parkir JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (30/10/2026).
Menurut Ade, momentum HKN ke-62 yang mengusung tema Sehat untuk Semua menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan di kawasan pelabuhan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik operator terminal, otoritas pelabuhan, maupun instansi kesehatan.
“Rangkaian kegiatan hari ini menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran terhadap pentingnya kebugaran, deteksi dini masalah kesehatan, dan kebersihan lingkungan kerja,” ujar Ade.
Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Tanjung Priok, Anak Agung Ngurah Kusumajaya menekankan bahwa tingginya mobilitas manusia dan barang menjadikan kawasan pelabuhan sebagai salah satu lingkungan strategis dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat.
“Pelabuhan yang sehat adalah bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat. Upaya menjaga kesehatan pelabuhan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial,” ujar Agung.
Dari sisi tata kelola kepelabuhanan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Jon Kennedy, menyoroti pentingnya kolaborasi antar instansi di Pelabuhan Priok.
“Sebagai pejabat yang baru mendapat amanah, saya mohon bimbingan, masukan, serta dukungan dari seluruh pihak agar kita dapat melanjutkan hal-hal baik yang sudah berjalan. Saya percaya, pelabuhan yang kuat dan sehat dibangun melalui kolaborasi,” ujar Jon.
Melalui Forum Pelabuhan Sehat Tanjung Priok, JICT berharap upaya perlindungan kesehatan pekerja dan pengelolaan lingkungan terus menjadi bagian dari penguatan kualitas layanan kepelabuhanan. **Hbb





