Ungkit Daya Saing, HIMKI Ajak Produsen Mesin dan Hardware Teknologi Canggih China Berkolaborasi

JAKARTA-MARITIM : Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) memastikan akan menjalin kerja sama dengan produsen woodworking dan machinery berteknologi canggih asal China guna mengungkit daya saing produk nasional di kancah global.

Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, pada kesempatan pertama bertemu rekannya dari China dan pihak yang berpengalaman, yakni CNMFA (China National Forestry Machinery Association), di The Holiday Inn Shunde, Lunjiao, Shunde District, Foshan City, China. Pertemuan marathon dilakukan juga dengan Sekjen, CNMFA, Wei Jian, dengan Leliu dari Shunde Hardware Association dan Lunjiao Woodworking Machinery. Abdul Sobur ditemani oleh Sekjen HIMKI, Maskur Zaenuri, Wakil Ketua Umum Bidang Inovasi Bahan Baku dan Bahan Penunjang, Adi Dharma Santoso, Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan, Veronika R Anggraini, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Internasional, Marthunus Fahrizal dan anggota HIMKI lainnya.

Read More

“Hari pertama di China, saya jumpa Wei Jian membahas garis-garis besar mengelola kayu dan hasil hutan lain di acara pameran Lunjiao Woodworking Machinery. Karena undangan, 20 delegasi HIMKI berpameran 23rd China Shunde (Lunjiao) International Woodworking Machinery and Furniture Raw and Auxiliary Material Expo pada 9 Desember 2023,” ungkap Sobur.

Pameran bertema ‘Coordinated development, Create and New Chapter’ menampilkan kayu solid, panel, pintu, jendela dan beragam intelligent flexible automatic production lines of woodworking machinery. Termasuk pameran berbagai bahan penolong dan asesoris produk furnitur pada 9-12 Desember 2023.

HIMKI juga bertemu China National Forestry Machinery Association (CNFMA) untuk kerja sama bidang industri pengelolaan hasil hutan, dari hulu ke hilir melalui manajemen dan teknologi China yang telah berpengalaman. Salah satunya kerja sama Pameran Permesinan dan Asesoris Surabaya Wood and Forestry yang akan digelar pada Mei 2025 di Surabaya, Jawa Timur. Pertemuan ini tindak lanjut MoU HIMKI dan CNMFA pada 20 September 2023 di Jakarta.

Menurut Sobur, China memiliki pengalaman panjang dan unggul dalam mengelola hasil hutan dari hulu ke hilir. Mulai dari penebangan, pengolahan kayu hingga produk jadi, termasuk furnitur dan dekorasi rumah. China telah menjadi eksportir furnitur terbesar dunia, dengan nilai ekspor di atas US$70 miliar sekalipun China tidak memiliki kayu sebanyak Indonesia.

Pada 10 Desember 2023, HIMKI bertemu Shunde Hardware Association kerja sama untuk penyediaan hardware dan asesoris bagi keperluan industri anggota HIMKI. Pertemuan ini tindak lanjut pada 2016 yang terkendala pandemi Covid-19. HIMKI juga bertemu Lunjiao Woodworking Machinery Association untuk mengajak anggota asosiasi ikut berpameran di Surabaya tahun depan.

HIMKI mengundang ketiga asosiasi datang ke Indonesia melakukan observasi dalam rangka pemetaan potensi permintaan permesinan dan peralatan produksi industri pengolahan kayu serta kebutuhan hardware di Indonesia.

Optimalisasi industri
Menurut Sekjen HIMKI, Maskur Zaenuri, mengatakan kunjungan HIMKI dipimpin Ketua Umum Abdul Sobur ke pameran 23rd China Shunde (Lunjiao) Internasional Woodworking Machinery and Furnitur Raw and Auxiliary Meterial Expo; dan bertemu dengan sejumlah asosiasi, merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya. Kala itu Abdul Sobur mendampingi delegasi dari China National Forestry Machinery Association (CNFMA), kantor regional Asosiasi CNFMA di Lunjiao, Shandong, Jiezhang, Qingdao, dan Shanghai yang berkunjung ke Olympic Furnitur Gemilang di Sentul Bogor dan Cikembar Sukabumi, Jawa Barat.

Kehadiran delegasi China merupakan bagian dari pameran IFMAC dan WOODMAC 2023 yang diselenggarakan PT Wakeni pada 20–23 September lalu di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta. Peserta kunjungan itu dapat melihat kaitan perkembangan teknologi dengan kebutuhan industri furnitur. Hubungan ini merupakan simbiosis mutualisme yang berdampak positif, dan signifikan dalam konteks produksi dan desain bagi industri furnitur dan kerajinan.

HIMKI melihat banyak keuntungan dari kerja sama ini, seperti peningkatan efisiensi produksi dan kepresisian dalam proses produksi. Teknologi permesinan kian dibutuhkan industri furnitur terutama untuk mengatasi masalah produksi. Mesin Computer Numerical Control (CNC) menghasilkan tingkat presisi tinggi pada potongan kayu dan bentukan desain yang mengacu pada standar yang ditetapkan. Tingkat presisi ini berlangsung konsisten selama proses produksi, meminimalisir resiko kerugian dalam proses itu.

Teknologi mesin, tambahnya, memperluas kemungkinan desain furnitur. Desainer dapat bereksperimen dengan bahan, bentuk, dan metode konstruksi baru, karena tahu mesin-mesin modern dapat mengeksekusi ide-idenya dengan presisi. Ini akan menghasilkan inovasi dalam desain furnitur dan penciptaan karya melampaui batas-batas keahlian tradisional.

Teknologi mesin juga berkontribusi pada keberlanjutan dalam industri furnitur dan kerajinan. Mesin canggih dapat mengoptimalkan penggunaan bahan dan mengurangi limbah. Mesin CNC dapat memotong kayu dengan lebih efisien, sehingga berpotensi mengurangi kebutuhan menebang hutan secara berlebiha. Mesin telah mengotomatisasi banyak proses, namun tenaga kerja terampil sangat penting dalam industri mebel dan kerajinan. Pengrajin dibutuhkan untuk memprogram dan mengoperasikan mesin CNC, serta menambahkan sentuhan akhir, merakit, dan kontrol kualitas. Keahlian tetap menjadi bagian integral dalam memproduksi furnitur kelas atas.

Teknologi permesinan telah mengubah industri mebel dan kerajinan dengan memungkinkan seperti produksi massal, meningkatkan efisiensi dan presisi, mendorong inovasi dan kustomisasi, berkontribusi pada upaya keberlanjutan. Kunjungan delegasi China ke Indonesia beberapa waktu lalu telah membuka sikap dan pandangan semua pihak. Juga berdampak positif bagi perkembangan industri furnitur dan kerajinan nasional untuk teknologi yang mendongkrak daya saing industri dalam kompetisi global.

Untuk itu dirasakan perlu adanya keberlanjutan dukungan dari pemerintah untuk mempermudah industri dalam mengadopsi teknologi mesin terkini. Ini termasuk pembiayaan, kemudahan bunga kredit, hingga pembangunan industri teknologi mesin yang maju di dalam negeri. Ini akan lebih mendorong efisiensi belanja industri furnitur dan kerajinan di dalam negeri. Industri furnitur dan kerajinan Indonesia berpotensi merebut kue pasar dunia lebih besar, karena dukungan sumber bahan baku yang melimpah, serta craftmanship berciri khas dan berkualitas tinggi. Potensi ini akan lebih kuat bila didukung teknologi permesinan yang tepat guna sebagai bagian dari katalis kemajuan industri.

Hanya dengan mengadopsi pendekatan berbasiskan teknologi canggih dan tepat guna, yang dilakukan berkelanjutan dan secara massif guna mendongkrak kinerja serta daya saing industri mebel dan kerajinan nasional di masa depan. Ini tak hanya butuh komitmen tapi juga konsistensi yang diwujudkan dalam setiap kebijakan pemerintah mendatang. Industri kreatif termasuk industri mebel dan kerajinan yang kian maju akan mengusung dan menopang kemandirian Indonesia dalam rangka menyongsong era 100 tahun usia bangsa pada 2045 mendatang. Nilai unik dari produk Indonesia sebagai pemasok pasar furnitur global berakar pada sumber daya alamnya, tenaga kerja terampil, harga kompetitif, keragaman budaya, dan produksi berkelanjutan. Sumber daya alam yang melimpah dengan ragam kayu yang sangat dicari di pasar furnitur global karena daya tahan, keindahan, dan karakteristik uniknya.

Ditambah dengan ketrampilan pengrajinnya, furnitur dan kerajinan Indonesia banyak dicari karena presisi dan desain kreatifnya; selain karakteristiknya yang berkualitas tinggi dan harga bersaing jika dapat diproduksi lebih baik dengan teknologi global terkini. (Muhammad Raya)

Related posts