Dari Banten, ISAA Learning Center  Lanjut Gelar Diklat di Lampung

MARITIM – LAMPUNG : Secara marathon, Lembaga Diklat Insan Samudra Asasta Abadi (ISAA Learning Center) menggelar serifikasi keagenan kapal di sejumlah daerah. Setelah pada 6 Juli 2026 lalu membuka diklat di Cilegon Banten, pada   hari ini ( Rabu 8/7/2026) lanjut  melaksanakan diklat  kompetensi SDM Keagenan Kapal di Lampung.

Diklat  di kota yang dijuluki sebagai Kota Tapis Berseri itu  dibuka   oleh Kasubdit Lalu Lintas Laut dan UJT, Rifanie Komara, S,T., M.Sc,   secara online (Zoom).  Juga hadir secara onsite pembukaan diklat yang digelar di Kota Lampung   antara lain, KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea SH, MH., ,  Ketua Umum DPP ISAA, Aris Hartoyo, Ketua DPA ISAA Lampung Khamim Tohari, DPC INSA setempat.

Rifanie Komara, S,T, dalam membacakan  amanat Dirlala  saat membuka diklat  memberikan apresiasi kepada Lemdik ISAA dan pihak-pihak  terkait atas terselenggaranya sertifikasi SDM praktisi Keagenan kapal, sebagai amanat Peraturan Menteri Perhubungan (PM ) 1 Tahun 2026 dan PM 3 Tahun 2026.

Dikatakan, agen kapal tak sekedar administrasi, tetapi juga rangkaian layanan yang diperlukan kapal mulai kapal masuk hingga keluar Pelabuhan, sehingga diperlukan SDM yang berkompeten untuk terciptanya layanan yang efektif dan efisien guna mendukung  kelancaran logistic di sektor kemaritiman.

KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea dalam salah satu sambutannya mengatakan, pelaku usaha di Pelabuhan, salah satunya agen kapal diharapkan tak hanya mengembangkan SDM pada satu diklat saja, melainkan diklat kompetensi lain juga diperlukan, seperti tata cara penanganan barang berbahaya dan lainnya. Ia juga mengapresiasi DPW ISAA Lampung yang merespon harapan pihak regulator untuk peningkatan SDM.

Direktur Lemdik ISAA, DR. Eduard S. Sijabat mengatakan diklat diikuti 27 peserta, yang sebagian besar dari keagenan kapal anggota ISAA (Indonesia Shipping Agencies Association)  DPW Lampung dan ada dari anggota INSA setempat dan juga ada peserta dari luar Lampung.

Eduard  juga berharap peserta aktif memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi guna mencapai optimal dalam kompetensinya  bidang keaganen yang meliputi 3 aspek, pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk optimalisasi  layanan di lapangan.  Sebab, kini kegiatan usaha apapun tidak dibatasi, sehingga yang bisa menjadi filter untuk tetap eksis salah satunya adalah komopeten di bidangnya.

Ketau Umum DPP ISAA, Aris Hartoyo dan ketua DPW ISAA Lampung Khamim Tohari juga berkesempatan memberikan kata sambutan. Keduanya memberikan apresiasi kepada KSOP dan Ditlala atas pelaksanaan diklat itu. ***415-Hbb

 

Related posts